Untuk memenuhi kebutuhan industri, Sumatera Utara (Sumut) mengimpor sebanyak 8.000 ton garam asal India. “Memang ada impor 8 ribu ton dari India untuk industri, tanggal 28 Februari lalu,” ucap M Syafrani, Kepala Cabang PT Garam Indonesia (Persero), selaku importir komoditi tersebut, belum lama ini di Medan.
Selama ini, industri Sumut memang cenderung mengimpor garam dari India. Padahal, dikatakan, Syafrani, standar komoditi dari India kurang memenuhi syarat. “Harusnya, garam dengan ketentuan standarisasi sesuai aturan berasal dari Australia. Selain itu, disparitas harga cukup tinggi antara garam India dan Australia juga menjadi alasan lain,” ujarnya. Selain itu, disparitas harga cukup tinggi antara garam India dan Australia juga menjadi alasan lain.
Disebutkannya, harga garam India di posisi terakhir hingga di Belawan (gudang) berkisar Rp 640 per kilo, hampir tak jauh beda dengan produksi lokal. Sementara, garam Australia mencapai Rp 1.000 per kilo. Tak heran, perbedaan harga antara keduanya sangat jauh.
Selain impor, garam tetap rutin dipasok dari sentra produksi, Madura yakni sebanyak 6.000 ton garam oleh PT Garam Indonesia, untuk komsumsi. Setahunnya, kebutuhan garam mencapai 90.000 ton sudah termasuk impor dan pasokan lokal.
Syafrani mengungkapkan, meski impor masih perlu dilakukan, namun terkadang membuat pengusaha khawatir. Pasalnya, garam impor India itu bisa saja beredar dijadikan komsumsi. Bila ini terjadi, maka kerugian akan membayangi pengusaha garam lokal.
“Dan itu sudah sering terjadi. Makanya, perlu ada pengawasan tentang peredaran garam India di pasar lokal,” jelasnya.
Tercatat, impor garam tahun 2009 mencapai 28.305 ton dan tahun 2008 jauh lebih besar yakni 44.800 ton. Importasi dilakukan PT Garindo. Sedangkan, total realisasi pasokan garam untuk Sumut 2008 adalah 150.000, dengan perimcian PT Garam 47.700 ton, Budiono 49.800 ton dan Garindo 52.500 ton. Tahun 2008, sambung dia, realisasi mencapai 94.200 ton dengan perincian PT Garam 30.600 ton, Budiono 36.500 ton dan Garindo 27.100 ton.
Sumber foto: http://tenluvmil.wordpress.com/2…-1-volt/
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail











