Harga Emas Capai Rp400 Ribu Per Gram

Harga Emas Capai Rp400 Ribu Per Gram

Logam mulia mencapai posisi tertinggi sepanjang tahun 2010 hingga menembus angka Rp 400 ribu per gram. Terus melesatnya harga emas membuat pembeli semakin menahan diri melakukan transaksi pembelian maupun penjualan. Kondisi ini berdampak pada merosot tajamnya arus pengunjung datang ke toko emas.

Hal ini diakui Suranta Surbakti, pemilik toko emas Suranta di Pasar Pringgan, yang mengatakan bahwa kenaikan harga berimbas pada minat warga membeli perhiasan ke toko. Meski ada pembeli, namun tidak seramai hari biasa, ketika harga belum terlampau tinggi di mata konsumen.

“Bisa dikatakan sekarang ini pembeli sepi, hampir 75 persen turun. Sangkin sepinya, bisa main bola di sini. Kalaupun ada, itu pasti jual yang kecil-kecil. Satu atau dua gram. Kalau yang beli, pasti karna terdesak,” ucap Suranta, Rabu (10/11/2010), di Medan.

Menurut pria bertubuh tambun ini, aksi menahan diri dilakukan para penjual yang berspekulasi bahwa harga bakal terus semakin naik. Sedangkan pembeli bersikap menunggu harga mengalami penurunan. Sikap tahan dan tunggu inilah membuat transaksi di toko mas relatif sepi.

Pada penutupan perdagangan Selasa sore (9/11), harga logam mulia berakhir di posisi Rp 403 ribu per gram atau naik rata-rata Rp 10 ribu per gram dari sehari sebelumnya. Setelah menguat selama beberapa hari, pada pembukaan Rabu (10/11), terjadi pelemahan rata-rata Rp 5 ribu per gram.

Sementara itu, lanjut dia, posisi emas dunia pada penutupan transaksi yang sama kemarin di level US$ 1.415 per ounce atau naik dari hari sebelumnya ditutup pada US$ 1.396 per ons.

Dia memerkirakan, trend penguatan harga logam mulia di pasar internasional dan lokal, masih dipicu naiknya permintaan emas dari pasar emas terbesar dunia, India. Adanya trend musim kawin di bulan November membuat kebutuhan emas di negara itu ikut naik. Selain itu, faktor lain menjadi penyebab harga semakin bersinar tidak lepas dari menguatnya minyak dunia di pasar internasional.

“Makanya kita tak tau pasti sampai kapan kondisi ini terus berlanjut. Yang pasti, kalaupun berlansgung lama, pedagang emas tak merugi, namun margin untungnya makin tipis,” tandasnya.

0
Like
Save

Comments

Silakan Berbagi / Komentar

%d bloggers like this: