4
February , 2012
Saturday
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>

Harga Emas Naik, Peminat Sepi

Posted by Dedi Coky | Medan Talk On September - 1 - 2010

Harga logam mulia di pasaran lokal terus merangkak naik selama sepekan hingga mencapai Rp 361.500 per gram dari penutupan perdagangan sebelumnya yakni Rp 359.000 per gram. Penguatan ini berdampak pada turunnya minat konsumen membeli emas hingga mencapai 50 persen. Padahal, jelang Lebaran biasanya masyarakat berburu emas untuk digunakan selama Lebaran nanti.

Pedagang emas Suranta di Pasar Pringgan mengatakan, pengalaman tahun lalu, dua pekan setelah bulan puasa, masyarakat mulai ramai menyerbu toko emas, untuk membeli perhiasan. Namun, kali ini meski Lebaran tinggal sembilan hari lagi, antuasias warga tak semeriah tahun sebelumnya.

“Tapi tahun ini tampaknya lebih lesu. Kalau dibandingkan tahun lalu, malah turun 50 persen permintaan. Tahun lalu lebih banyak orang beli emas,” ucap Suranta, di Medan, Rabu (1/9).

Menurutnya, merangkaknya harga emas di pasaran lokal, tak lepas dari penguatan emas dunia di pasar internasional. Hal ini dipicu, banyak investor luar yang semula cenderung berinvestasi ke saham, beralih memburu emas untuk dijadikan sebagai ‘pelindung’ sementara waktu.

“Naiknya emas bukan karna mau Lebaran. Tap ada ketakutan investor luar negeri untuk berinvestasi ke saham, karena isu kemungkinan munculnya kembali resesi global jilid dua. Makanya, untuk cari aman, mereka lari ke emas. Harga saham pun turun, sebaliknya logam mulia semakin mahal,” terang pemilik toko mas Suranta ini.

Emas dunia pada transaksi kemarin, Senin (31/8), misalnya ditutup pada posisi US$ 1.236 per ounce, dan naik tajam pada hari ini di level US$ 1.250 per ounce. Padahal, nilai tukar rupiah semakin menunjukan penguatan di posisi Rp 9.025 per dollar. Ini menguatkan keyakinan, faktor luar negeri yang membuat emas lokal semakin melonjak.

Dia mengungkapkan, terjadi perubahan cukup signifikan soal harga emas tahun ini. Biasanya, selama bulan puasa, kata dia, harga emas lokal cenderung menurun dan menguat setelah Lebaran berakhir. Tahun ini malah sebaliknya, ketika puasa emas terus merangkak naik.

“Memang tahun ini agak berbeda pasaran emas lokal. Trend harga pun mengalami perubahan,” tuturnya tanpa berani memprediksi hingga kapan harga emas bakal terus menguat.

Disebutkannya, emas perhiasan 22 karat (70 persen) paling banyak diminati. Selain harga lebih murah, konsumen lebih menyukai variasi model emas 22 karat dan harganya pun cukup terjaga.

“Bandingkan dengan emas london. Harus lebih berat timbangannya, biar terlihat besar. Tapi, emas 22 karat, ‘gak perlu begitu. Kecil timbangannya, tapi terlihat besar. Modelnya pun lebih banyak,” tandasnya.

Popularity: 2% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.