Hujan Meteor Leonids di Asia!
JANGAN alihkan pandangan dari angkasa pada pertengahan bulan ini. Langit malam sampai menjelang subuh akan menyuguhkan pendar-pendar cahaya hujaman meteor!
Para ahli astronomi telah melakukan kalkulasi dan memperkirakan hujan metor Leonid akan terjadi pada 17 November nanti dan akan terlihat
sangat jelas di langit Asia tengah dan Asia timur.
Perkiraan ahli, untuk wilayah Asia hujan meteor itu akan terjadi rata-rata ratusan hujaman dalam sejam. Perkiraan puncak paling spektakulernya terjadi sekitar pukul 21:40 GMT (sekitar pukul 04.40 subuh di Medan).
Walau Asia akan menjadi panggung pertunjukan cahaya paling mengasyikkan, hujan meteor Leonid tetap indah i wilayah Amerika Utara dengan sekitar lusinan pendar cahaya perjam. Sayangnya di Eropa dan Afrika hujan meteor ini nyaris tak terlihat.
Hujan meteor Leonids ini terjadi akibat debu dan serpihan menghujam lapisan atmosfer Bumi dalam perjalanan panjangnya. Kecepatan hantaman dengan lapisan atmosfer sekitar 71 km per detik, sehingga gesekannya memunculkan pendar cahaya yang sangat terang di langit malam.
Hujan meteor Leondis sebagai bagian debu komet Tempel-Tuttle tidak hanya terlihat dalam satu malam, melainkan terjadi selama beberapa malam pada pertengahna November dan rutin terjadi setahun sekali. Namun pada 17 November tahun ini merupakan puncak hujan meteor Leonid yang terbesar.
Sesungguhnya komet Tempel-Tuttle telah melintas dekat matahri dan Bumi pada tahun 1998, dan selama beberapa tahun setelah perlintasan itu ia meninggalkan jejak pecahan-pecahan meteor. Informasi ini dikonfirmasi ahli astronomi Prancis, Rusia serta pakar meteor NASA.
Untuk mempermudah pengamatan hujan metor ini, klik saja website http://www.SPACE.com yang akan memberikan panduan teknisnya sejak Jumat 13 November nanti.
Badai Antariksa
Terlepas dari hujan meteor, sejumlah pengguna gadget seperti telepon selular dan peralatan wireless dalam waktu dekat akan terganggu oleh
hantaman gelombang radio kecil. Sumber gangguan itu berasal dari badai yang terjadi di galaksi kita nun jauh di jagat raya.
Badai antariksa ini akan berdampak juga pada sektor agrikultur, transportasi, komunikasi dan sistem pertahanan negara. * (berbagai sumber)
Popularity: 1% [?]













totokdarah said on 04/11/2009
Diharap manajemen PSMS proaktif mencari solusi kekurangan dana kompetisi. Pemko Medan agar jangan tinggal diam tetapi bantu mencarikan solusi buat Ayam Kinantan.
Jangan menyerah Ayam Kinantan, asah terus tajimu…semoga sukses!
totokdarah said on 04/11/2009
Fenomena alam… Semoga hujan meteor yang bakal terjadi adalah pertanda baik buat ummat manusia di bumi….
Qosasih said on 18/11/2009
Wah smlaman bgadang sampai jam 3 pagi sy gk liat tuh dri jawabarat