
IHSG pada perdagangan Selasa (27/10) ditutup turun 42,51 poin (1,75%) ke level 2.425,2 yang melanjutkan penurunan saham-saham unggulan karena sepi sentimen. Hal itu dikatakan pengamat pasar modal, Deni Hamzah.
“Indeks lebih dipengaruhi oleh pergerakan bursa regional dan karena dari internal tidak ada sentimen positif sehingga memicu koreksi saham-saham unggulan,” katanya.
Koreksi terjadi pada saham-saham keluarga Bakrie, Grup Astra dan BUMN. saham keluarga Bakrie dipicu oleh penurunan saham BUMI yang cukup dalam sehingga menyeret penurunan saham-saham unggulan yang lain.
Volume perdagangan mencapai 4,5 miliar unit saham senilai Rp 3,5 triliun dengan 34 saham naik, 179 saham turun serta 54 saham stagnan. Untuk LQ45 turun 8,9 poin ke 476,03 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 7,2 poin ke 394,79.
Untuk saham-saham yang naik antara Mayora Indonesia (MYOR) naik Rp 75 ke Rp 3.000, Bintang Mitra Semestaraya (BMSR) naik Rp 55 Ro 240, Semen Gresik (SMGR) naik Rp 50 ke Rp 6.800, BAT Indonesia (BATI) naik Rp 50 ke Rp 5.350.
Untuk saham-saham yang turun antara lain Indo Tambangraya Megah (ITMG) turun Rp 650 ke Rp 23.100, Astra International (ASII) turun Rp 600 ke Rp 32.500, Gudang garam (GGRM) turun ke Rp 500 ke Rp 13.400, Bank Ekonomi Raharja ((BAEK) turun 400 ke Rp 2.800, Indocement Tunggal Prakasa (INTP) turun Rp 400 ke Rp 10.900, United Tractors (UNTR) turun Rp 350 ke Rp 15.900, PP London Sumatera (LSIP) turun Rp 300 ke Rp 8.100, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 300 ke Rp 21.700. (Sumber: inilah)
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail










