Impor Sumut Turun 8,14 Persen
11/11/2011 in Business
MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mencatat nilai impor melalui Sumut di bulan September 2011 atas dasar CIF (cost, insurance & freight) mencapai US$ 406,61 juta, atau turun sebesar 8,14 persen dibanding bulan Agustus 2011 yang sebesar US$ 442,64 juta.
“Namun bila dibandingkan dengan bulan September 2010, angka impor September 2011 mengalami peningkatan sebesar 44,48 persen, yakni dari US$ 281,43 juta pada bulan September 2010 menjadi US$ 406,61 juta pada bulan September 2011,” jelas Kepala BPS Provinsi Sumut, Drs Suharno MSc didampingi Kepala Bidang Statistik Distribusi, Hajizi MSc, di kantornya, Kamis (10/11).
Diungkapkan Suharno, menurut golongan penggunaan barang dari total impor ke Sumut selama Januari-September 2011 yang mencapai US$3,63 miliar, bahan baku/penolong memberikan peran terbesar yaitu sebesar US$ 2,15 miliar atau 59,26 persen, diikuti oleh barang konsumsi sebesar US$ 883,69 juta (24,32 persen), dan barang modal sebesar US$ 596,41 juta (16,42 persen).
Sedangkan impor Sumatera Utara yang dirinci menurut golongan penggunaan barang tersebut, selama Januari-September 2011 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya mengalami peningkatan untuk semua golongan.
Untuk impor barang konsumsi mengalami kenaikan dari US$ 561,44 juta menjadi US$ 883,69 juta atau naik 57,40%, impor barang modal dari US$ 451,23 juta menjadi US$ 596,41 juta, atau naik 32,17 persen. Demikian juga impor bahan baku/penolong naik dari US$ 1,60 miliar menjadi US$ 2,15 miliar atau naik 34,58 persen. (Siaran Pers BPS Sumut)
Popularity: 1% [?]












