9
February , 2012
Thursday
jjgrosir
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>
Posted by Dedi Coky | Medan Talk On March - 18 - 2010

jjgrosir

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI berniat akan mempertimbangkan dengan serius apakah pemerintah perlu mengambil alih pengelolaan PT. Inalum. Kepastian itu akan diperoleh setelah membahas hasil kunjungan kerja anggota komisi VI DPR RI ke perusahaan penghasil aluminium itu dalam waktu dekat ini. Seperti diketahui, perjanjian kerjasama antara Indonesia dan Jepang tahun 2013 mengenai perusahaan patungan PT. Inalum akan berakhir.

“Masalah Inalum yang sudah masuk ‘injury time’ akan dibawa ke rapat muspida Sabtu nanti. Pertemuan hari Sabtu akan dijadikan bahan, apakah akan dilanjutkan (join venture-red) atau sepenuhnya diambil alih dan dikelola pemerintah,” ucap Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Effendi Simbolon, Rabu (17/3), di Medan.

Effendi mengungkapkan, Indonesia dan Jepang telah bekerjasama hampir selama 27 tahun mengelola Inalum. Namun, meski sudah lebih seperempat abad, dirasakan tak memberikan kontribusi cukup berarti bagi pemerintah daerah maupun masyarakat sekitar. Hal ini, bisa dilihat dari niatan pemerintah daerah agar Inalum memasok 200 MW untuk menambah ketersediaan pasokan listrik.

“Tak ada kontribusi Jepang dengan pemda dan masyarakat sekitar. Begitu juga dengan kontribusi listrik, minta 200 MW tak bisa dipenuhi, padahal kapasitas terpasang mencukupi,” tukas Effendi.

Pihaknya, kata dia, akan melihat bagaimana kondisi Inalum sebenarnya, melalui data untuk kemudian dicek kebenarannya. Jika memang Inalum mendapat keuntungan besar, namun tidak memberikan kontribusi berarti bagi daerah, maka itu bisa dijadikan bahan pertimbangan kuat, keputusan apa yang akan diambil pemerintah.

Jika memang ada potensi default, serta peluang melakukan divestasi, pemerintah juga telah mempersiapkan diri. Salah satunya, sambung dia, pemerintah telah menyiapkan dana sebagai jika nantinya pengambilalihan PT Inalum terjadi. Namun, dia enggan menyebut dari mana asal pendanaan seandainya kebijakan ambil alih sepenuhnya diambil pemerintah.

“Dana sudah disiapkan untuk ‘take offer’. Banyak… (sumber pendanaan-red), BLT saja bisa disiapkan Rp 200 triliun,” jawabnya.

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.