MEDAN – Gubernur Bank Indonesia hari ini memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan BI atau BI Rate Februari 2012 ini sebesar 25 basic point (bsp) menjadi 5,75 persen dari 6 persen, karena inflasi Februari yang juga menurun.
Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Bank Indonesia (BI) Pusat, Difi A. Johansyah dalam siaran pers yang diterima dari Humas Kantor BI Medan/Regional Sumut&Aceh, Kamis (9/2/2012).
Dijelaskannya, walaupun pertumbuhannya melambat, perekonomian Indonesia masih cukup tinggi dengan perkiraan pertumbuhan ekonomi triwulan I 2012 mencapai 6,5 persen.
Bank Sentral tersebut memperkirakan, pertumbuhan ekonomi global akan turun 3,3 persen, oleh karena itu keputusan ini juga diambil untuk memberikan dorongan terhadap pertumbuhan ekonmi Indonesia dengan tetap mengutamakan pencapaian sasaran inflasi dan stabilitas nilai rupiah.
Untuk koridor bawah dan atas suku bunga operasi moneter BI menjadi 3,5 persen untuk fasilitas simpanan (deposit facility rate) dan 6,75 persen untuk fasilitas pinjaman (lending facility rate).
Popularity: unranked [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












