Jalan Tol, Medan-Prapat 2,5 Jam!

Jalan Tol, Medan-Prapat 2,5 Jam!

jalan tol

Pada 2019 jalan tol Medan-Tebing Tinggi-Siantar-Prapat ditargetkan akan selesai. Proyek ini dimaksudkan untuk menunjang aktivitas pariwisata dari Medan ke kawasan wisata Danau Toba dan sekitarnya. Waktu tempuh, dengan jalan tol ke Parapat hanya 2,5 jam. Enaknya!

Namun, ini tidak mudah mengingat jalan tol Tanjung Morawan-Kuala Namu saja hingga kini masih belum selesai. Kadin Bina Marga Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara, Ir. Umar Zunaidi, mengatakan, seluruh proyek terkendala soal pembebasan lahan. Dijelaskan Umar, ada beberapa ruas jalan tol baru yang akan dibangun di Sumut dan semua itu proyek nasional yang ditargetkan tuntas 2019.

Selain soal pembebasan lahan, kata Umar, ketersediaan dana untuk proyek fisik juga menjadi hambatan. Dijelaskannya dalam rapat kerja bersama Komisi D DPRD Sumut, masyarakat pemilik lahan meminta ganti rugi dengan harga yang jauh lebih tinggi.

“Warga cenderung meminta ganti rugi sesuai ‘harga prospek’, padahal kita sudah bersedia membayar sesuai NJOP,” kata Umar.

Akibatnya, masalah pembebasan lahan tidak tuntas, sehingga belum ada investor yang bersedia membangun. “Persoalan ini juga yang membuat jalan tol Medan-Binjai belum bisa dibangun,” tambahnya. Umar berharap persoalan pembebasan lahan itu bisa dituntaskan dalam waktu dekat.

Ruas jalan tol Tanjung Morawa-Lubuk Pakam-Kuala Namu akan ditangani langsung pemerintah pusat, sementara ruas Lubuk Pakam-Tebing Tinggi akan dilaksanakan melalui proses tender investasi. Keduanya ditargetkan selesai dan beroperasi pada 2014. Pemenang tender proyek jalan tol Lubuk Pakam-Tebing Tinggi akan mendapatkan hak pengelolaan.

Selain itu Pemerintah Provinsi Sumut juga merencanakan membangun ruas jalan tol Medan-Binjai, namun hingga kini belum ada investor yang menawar proyek tersebut akibat belum tuntasnya masalah pembebasan lahan.

Seluruh proyek pemantapan jalan ini membutuhkan anggaran dan sekitar Rp 9,513 triliun. “Anggaran sebesar itu dibutuhkan untuk mencapai target sesuai visi terwujudnya jaringan jalan, jembatan nasional dan provinsi yang lebih baik di Sumut,” ujar Umar. (sumber: Analisa/ Foto: tayuang.blogspot.com)

0
Like
Save

Comments

asmar says:

kami mohon pembebasan lahan tol medan binjai dipercepat penyelesainnya asalkan trans paran (kami pemilik tamah)

Silakan Berbagi / Komentar

%d bloggers like this: