Manajemen PT Kereta Api Indonesia Divre I akan menempatkan minimal tiga orang aparat keamanan di setiap satu kereta api angkutan Lebaran tahun ini, untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang yang diperkirakan naik 50-100 persen.
“Dua petugas dari kepolisan sedangkan satu lagi keamanan dari KAI (Kerata Api Indonesia). Peningkatan keamanan itu akan dimulai sejak H-7 hingga H+10, dimana pada periode itu jumlah penumpang diperkirakan melonjak,” kata Kepala Humas KAI Divre I Suhendro Budi Santoso di Medan, Minggu.
Menurut Suhendro, biasanya yang mengalami lonjakan besar penumpang adalah untuk kelas ekonomi dan bisnis, namun peningkatan pengamanan dilakukan juga di kelas eksekutif.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, kata dia, pihaknya sudah merencanakan menambah tiga gerbong kereta api dari delapan gerbong pada hari biasa sehingga ada 11 gerbong.
“Manajemen sudah melakukan berbagai persiapan untuk antisipasi lonjakan penumpang di lebaran tahun ini,” kata Suhendero.
Mengenai kenaikan tarif angkutan kereta api itu menjelang Idul Fitri, menurut Suhendro, hanya sekitar delapan persen dari tarif normal dan kenaikan harga itu tidak berlaku untuk kelas ekonomi.
Soal kelebihan penumpang yang diperbolehkan, ujar dia, yakni sekitar 30 persen dari jumlah tempat duduk yang tersedia.
Kepala Stasiun KAI Medan Sutikno mengatakan, hingga memasuki dua pekan Ramadhan lonjakan penumpang belum terlihat. Biasanya, kata dia, kenaikan penumpang baru terlihat seminggu sebelum Idul Fitri atau pekan ketiga Ramadhan.
“Di Stasiun Medan, akan ada posko keamanan termasuk kesehatan cuma-cuma untuk keperluan penumpang nantinya,” katanya. Nurhayati, penumpang kereta api yang hendak ke Tanjung Balai mengakui tetap memilih angkutan kereta api untuk perjalanan berbagai keperluannya dengan alasan lebih aman dan cepat.
Anggota DPD RI utusan Sumut Parlindungan Purba, yang melakukan pemantauan kesiapan PT KAI dalam menghadapi lonjakan penumpang di Idul Fitri tahun ini mengharapkan, manajemen KAI Divre I sejak dini sudah mengantisipasi munculnya calo tiket dan termasuk meningkatkan keamanan di stasiun hingga di dalam kereta api.
“Harusnya pelayan akan bisa semakin bagus, karena KAI tiap tahun rutin menghadapi lonjakan penumpang di setiap hari besar keagamaan khusunya Idul Fitri,” katanya
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












