MEDAN – Aulia Rahman (24 tahun), warga Jalan Yos Sudarso KM 15, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan ditangkap polisi. Ia kedapatan menjual 40 lembar tiket palsu pertandingan PSMS versus Persipura Jayapura. Aulia kini mendekam di tahanan Polsekta Medan Kota.
Informasi dari Mapolsek Medan Kota, beberapa saat sebelum pertandingan dilaksanakan di Stadion Teladan, Aulia didatangi temannya yang selalu berada di kawasan tersebut. Dia diminta menjual 40 lembar tiket pertandingan PSMS vs Persipura seharga Rp 24.000.
Kepada si pemberi tiket, Aulia harus menyetor Rp 23.500 dari setiap lembar tiket dan dijual khusus untuk para suporter PSMS yang mendapat potongan harga di tribun terbuka.
Hanya sebentar, tiketnya ludes. Setelah itu, Aulia berencana masuk untuk menonton pertandingan. Namun, di gerbang masuk langkahnya terhenti.
Empat calon penonton mengadu ke petugas karena mereka tak bisa masuk ke dalam stadion karena memegang tiket palsu. “Di depan pintu masuk, beberapa calon penonton menunjuk Aulia, penjual tiket palsu yang mereka beli,” ujar Kapolsekta Medan Kota Kompol Sandy Sinurat, SiK, Kamis (19/1/2012).
Aulia pun diboyong ke Mapolsekta Medan Kota guna diproses. Pengakuannya ia tak mengetahui bahwa tiket yang dijualnya itu palsu. “Saya tak menduga, karena si pemberi sering saya jumpai di sekitar stadion ketika ada pertandingan,” kata Aulia.
Menurutnya, sesaat setelah tiket ludes dia langsung menyerahkan uang hasil penjualan kepada si pemberi tiket. “Uangnya sudah saya serahkan kemudian dia (si pemberi tiket), langsung pergi,” kata pria berkacamata ini lagi.
Aulia yang juga pendukung PSMS tergabung dalam kelompok suporter PSMS Fans Club. Ia kerap menabuh genderang untuk mendukung tim idolanya bertanding.
Ia berharap tindakannya bisa dimaafkan. “Aku tidak menyangka ditipu teman. Apalagi istriku sedang hamil delapan bulan dan orangtua sakit,” katanya. (Laporan: Aza)
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












