9
February , 2012
Thursday
jjgrosir
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>
Posted by Dedi Coky | Medan Talk On November - 24 - 2009

jjgrosir

Shroud - Kain Kafan Yesus dasri TurinKeaslian Kain Kafan dari Turin yang dipercayai sebagai kain yang menutupi Yesus kembali dipertanyakan oleh ilmuwan lewat sebuah penelitian terbaru. Ilmuwan Italia yang telah melakukan serangkaian penelitian di laboratorium itu meragukan keaslian Kain Kafan dari Turin tersebut.

Kain Kafan dari Turin dipercaya oleh gereja sebagai kain yang menutupi Kristus karena pada kain tersebut tersamar wajah laki-laki berjanggut seperti gambar dalam negatif film layaknya orang disalib.

Kain kafan aslinya tercatat dalam sejarah itu berasal dari tangan seorang ksatria Prancis pada tahun 1360. Dengan panjang 13 kaki dan lebar 3 kaki, kain kafan itu mengalami kerusakan parah karena umurnya yang sudah berabad-abad, termasuk dari kebakaran.

Percobaan sebelumnya, yang dilakukan lewat pengukuran karbon menunjukkan, kain kafan itu berasal dari abad ke-14. Namun, baru-baru ini, ahli kimia Italia, Luigi Garlaschelli, kembali meragukan hal itu dengan melakukan uji coba perbandingan. Ia menggunakan bahan dan teknik yang digunakan pada abad pertengahan untuk menjelaskan bagaimana sebuah cetak manusia yang disalib bisa muncul sebelum penemuan fotografi.

Profesor Garlaschelli bersama timnya menggunakan jenis kain tenunan linen yang sama. Mereka kemudian membuatnya seperti sudah usang lewat pemanasan dalam oven dan pencucian dengan air.

Kain itu kemudian dipakaikan pada mahasiswa yang mengenakan masker untuk mereproduksi wajah, kemudian digosok dengan semacam tinta merah sebuah pigmen yang terkenal pada saat. Keseluruhan proses membutuhkan waktu seminggu, kata Profesor Garlaschelli dari University of Pavia.

Replikanya bahkan meliputi tempat-tempat yang dikatakan menunjukkan rembesan darah Kristus yang keluar akibat pemakuan tangan dan kaki.

Lalu apakah kafan itu asli atau palsu?

Profesor Garlaschelli menyatakan,”Banyak yang masih percaya bahwa kain kafan asli memiliki karakteristik yang tidak dapat dijelaskan. Tapi hasil yang diperoleh jelas menunjukkan bahwa hal itu dapat dilakukan dengan penggunaan bahan murah dan dengan prosedur yang cukup sederhana,” katanya.

Namun, Profesor Garlaschelli mengatakan dia masih mengharapkan orang untuk menantang penelitian ini dan yang bersikeras bahwa kain kafan yang disimpan di Gereja Katedral Turin adalah asli.

“Kalau mereka tidak mau percaya penghitungan usia berdasarkan karbon yang dilakukan oleh beberapa laboratorium terbaik di dunia, pasti mereka tidak akan percaya padaku,” katanya.

Penemuan Kain Kafan dari Turin yang terlambat (abad ke-14) menjadi salah satu alasan mengapa beberapa ilmuwan skeptis terhadap keasliannya. Tak heran, bila Kain Kafan tersebut masih masih terus diragukan, terutama oleh kalangan ilmuwan. (in)

Popularity: 2% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can leave a response, or trackback from your own site.

1 Response

  1. monang Says:

    benar atau tidak hanya Tuhan yang tau.

    Posted on November 25th, 2009 at 2:22 AM

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.