4
February , 2012
Saturday
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>

Kapal Itu Karam Dihantam Pemburu Paus Jepang?

Posted by Baday| Medan Talk On January - 9 - 2010

Pertempuran antara pemburu paus Jepang dengan militan anti perburuan paus di perairan dingin Antarktika membuah insiden internasional.

Kapal futuristik pemegang rekor penjelajah air tercepat dunia itu akhirnya karam setelah ditabrak kapal pemburu paus Jepang. Insiden yang menimpa boat canggih berbadan tiga (trimaran) Ady Gil itu memicu protes Australia terhadap Pemerintah Jepang.

Peter Hammarstedt, perwira pertama kapal Bob Barker dari grup Sea Sheperd – kelompok yang terlibat insiden dengan kapal pemburu paus Jepang – mengatakan bahwa awak kapal Ady Gil terpaksa meninggalkan kapal cepat itu pada tengah malam setelah tak berhasil diselamatkan.

Kapal futuristik pemegang rekor dunia itu berada begitu dekat dengan kapal pemburu paus Jepang di perairan Antraktika dan akhirnya ditabrak kapal Jepang pada insiden Rabu lalu.

Wakil Perdana Menteri Australia Julia Gillard mengatakan bahwa Kedutaan Australia di Tokyo telah melayangkan pernyataan “sangat peduli” pada insiden tersebut dan meminta perhatian penuh Pemerintah Jepang terhadap insiden di perairan Antraktika.

Dalam rekaman video yang terlihat jelas bahwa kapal pemburu paus Jepang “Shonan Maru 2″ melakukan gerakan “membelah” kapal Ady Gil sambil menembakkan water canon ke arah kru kapal yang berusaha menyelamatkan diri. Kapal itu rusak parah dan kemasukan banyak air sehingga terbelah dua dan akhirnya karam.

Kini otoritas Selandia Baru dan Australia melakukan investigasi khusus pada insiden tersebut, sementara Jepang berupaya kuat melontarkan protes.

Sea Sheperd, kelompok militan anti-paus- mengklaim telah berhasil menyelamatkan ratusan paus dari aksi perburuan Jepang selm kampanye mereka 6 tahun terakhir. Sebuah gerakan kampanye internasional yang didukung sederet artis Hollywood termasuk Sean Pean, Martin Sheen, dan Pierce Brosnan.

Aksi armada kelompok ini dengan kapal pemburu paus Jepang diwarnai dengan pertempuran sengit (non senjata api) di lautan es Antraktika dengan melibatkan perangkat laser pengganggu mata dan bom bau, sementara armada pemburu paus Jepang menggunakan senjata ala militer jenis senjata ledak akustik dan meriam air, serta dituding telah menyewa pesawat intai di atas perairan tersebut. * (foto: AFP/Yahoo)

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can leave a response, or trackback from your own site.

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.