Birthday surprise
jjgrosir
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>

Kartu Lebaran Via Pos Belum Dilupakan

03/09/2010 in Living, Medan Talk

Pesatnya kemajuan teknologi informasi ternyata tak serta merta membuat orang melupakan kebiasaan lama mengirimkan ucapan Selamat Idul Fitri via pos.

Menurut Kepala PT Pos Indonesia Medan Akhmad Ridwan, dua pekan sebelum perayaan Idul Fitri, tepatnya tanggal 27 Agustus, masyarakat sudah mulai mengirimkan kartu Lebaran menggunakan jasa pos.

“Bila dibandingkan hari biasa, ada peningkatan signifikan pengiriman kartu Lebaran dan terus hingga H-7,” ucap Akhmad, di Medan, Kamis (2/9).

Peningkatan itu, kata Akhmad, bisa dilihat dari data terhimpun pihak PT Pos Medan, di mana sejak tanggal 27 Agustus 2010 sebanyak 618 pucuk kartu pos dikirim masyarakat. Sehari setelahnya (28/8), meningkat menjadi 886 pucuk, selanjutnya (30/8) sebanyak 1.309 pucuk, dan (31/8) 1.532 pucuk. Kemarin (1/9), kian meningkat sebanyak 2.025 pucuk.

Menurut Akhmad, walau tergerus arus teknologi dan dunia seluler dewasa ini, namun kebiasaan mengirim ucapan selamat lewat kartu pos, tak bisa ditinggalkan begitu saja. Ada makna lebih dari sekedar ucapan selamat itu sendiri, jika secara pribadi berkirim kartu Lebaran baik kepada keluarga, sahabat maupun kolega.

“Memang ‘gak bisa melawan arus teknologi dan seluler. Tapi kartu pos tak bisa dipungkiri, tak mungkin tergantikan. Makna terkandung di dalamnya lebih dari sekedar mengirimkan ucapan lewat SMS atau telepon. Dalam kartu pos, ada kenangan tersimpan,” papar Akhmad.

Akhmad berpendapat, kebiasaan mengirim ucapan selamat Lebaran sekarang ini sedikit mengalami perkembangan. Jika pada tahun lalu, jelas dia, kebiasaan ini hanya didominasi kalangan pejabat, korporasi, namun tahun ini individu mulai kembali meramaikan tradisi ini.

“Tahun dulu, kebanyakan instansi, pejabat yang mengirim ucapan selamat lewat kartu Lebaran, dan perorangan sangat minim. Tapi sekarang, individu sudah banyak kirim kartu pos khusus Lebaran,” tuturnya.

Apalagi, PT Pos Indonesia menyediakan layanan prangko Prisma bagi masyarakat yang ingin dirinya diabadikan lewat gambar prangko pribadi. Layanan yang sudah ada sejak setahun terakhir ini, memang diakuinya, umumnya masih cenderung dimanfaatkan kalangan pejabat dan anggota dewan.

Padahal, masyarakat awam pun bisa memanfaatkan layanan pranko Prisma, guna mengikat lebih erat silaturahim antara kerabat. Dengan Rp 45.000 per lembar (@20 keping) atau Rp 2.250 per kepingnya, foto pribadi atau keluarga bisa tercetak di prangko Prisma.

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>