Kedalaman Danau Toba lebih dari 600 meter. Sementara tim penyelam, hanya mampu menyelam hingga maksimal 50 meter . Pencarian korban dan bangkai KM Sinar Bangun terus dilakukan hingga hari kelima kapal tenggelam di perairan Danau Toba. Personil Polres Samosir bersama tim gabungan juga menurunkan alat Multibeam Echo sounder (sonar) untuk membantu pencarian. Kepala Badan SAR NAsional (Basarnas), Marsekal Madya TNI Muhamad Syaugi mengatakan, sonar diturunkan ke perairan Danau Toba untuk mendeteksi kedalaman Danau Toba serta untuk melokalisir kedalaman laut. Beliau mengatakan kendala pencarian adalah kedalaman Danau Toba lebih dari 600 meter. Sementara tim penyelam, hanya mampu menyelam hingga maksimal 50 meter. Selain itu, arus deras juga menjadi kendala. Sonar akan diturunkan untuk mencari tahu lokasi bangkai kapal. Terlebih, didapat informasi titik koordinat bangkai kapal berubah. Dia menduga, berubahanya lokasi bangkai kapal, karena arus air yang deras dan menyebabkan kapal bergeser. Berdasarkan informasi yang didapat, kebanyakan korban terperangkap di dalam kapal ini. Oleh karena itu harus memakai alat agar bisa diangkat korbannya atau kapalnya. . Sumber @polressamosir . •• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku ••Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Kedalaman Danau Toba lebih dari 600 meter. Sementara tim penyelam, hanya mampu menyelam hingga maksimal 50 meter
.
Pencarian korban dan bangkai KM Sinar Bangun terus dilakukan hingga hari kelima kapal tenggelam di perairan Danau Toba. Personil Polres Samosir bersama tim gabungan juga menurunkan alat Multibeam Echo sounder (sonar) untuk membantu pencarian.

Kepala Badan SAR NAsional (Basarnas), Marsekal Madya TNI Muhamad Syaugi mengatakan, sonar diturunkan ke perairan Danau Toba untuk mendeteksi kedalaman Danau Toba serta untuk melokalisir kedalaman laut.

Beliau mengatakan kendala pencarian adalah kedalaman Danau Toba lebih dari 600 meter. Sementara tim penyelam, hanya mampu menyelam hingga maksimal 50 meter. Selain itu, arus deras juga menjadi kendala.

Sonar akan diturunkan untuk mencari tahu lokasi bangkai kapal. Terlebih, didapat informasi titik koordinat bangkai kapal berubah. Dia menduga, berubahanya lokasi bangkai kapal, karena arus air yang deras dan menyebabkan kapal bergeser.

Berdasarkan informasi yang didapat, kebanyakan korban terperangkap di dalam kapal ini. Oleh karena itu harus memakai alat agar bisa diangkat korbannya atau kapalnya.
.
Sumber @polressamosir
.
•• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @MakanTalk untuk info wisata kuliner
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku
••Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram
.
#berita #kapaltenggelamdidanautoba #kmsinarbangun #danautoba #korbankmsinarbangun #prayfordanautoba #mudik #lebaran #ayokesamosir #utamakankeselamatan #mudiksamakeluarga #laketoba #medantalk #parapat #prapat #tigaras

Berita Cerita Kota Medan

Photo taken at: Lake Toba – North Sumatra – Indonesia

[if-insta-embed-video]

[/if-insta-embed-video]

Untuk informasi pasang iklan , cek halaman sponsors Untuk informasi lowongan kerja cek www.KarirGram.com

Untuk informasi kuliner sedunia, cek www.MakanTalk.com

Untuk informasi property Medan, tips dan inspirasi cek www.RumahTalk.com

Untuk informasi otomotif dan video viral otomotif, cek www.OtomTalk.com

Follow our social media: Instagram , Facebook & Twitter @medantalk for instant updates and please share our posts

Leave a Reply