. Kemarau berkepanjangan atau El-Nino dipresiksi akan menghampiri Indonesia hingga akhir 2015. “Kami baru selesai ratas, untuk membahas antisipasi El-Nino dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan 2015. Disampaikan tadi, bahwa prediksi dari BMKG, bahwa El-Nino menguat dari Agustus hingga Oktober, dan November tahun ini,” jelas Menko Bidang Maritim, Indroyono Soesilo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2015). Karena El-Nino yang menyebabkan kemarau panjang ini, ada ancaman gagal panen pertanian, kebakaran hutan dan lahan, serta kelangkaan air. “Namun di beberapa tempat justru ikan berlimpah,” imbuh Indroyono. Sebelumnya, Presiden Jokowi mengingatkan para menteri agar menyiapkan antisipasi untuk selamatkan petani dan nelayan. “Penting menurut saya adalah bagaimana menyelamatkan petani, selamatkan petani, selamatkan nelayan dan juga bagaimana kebakaran hutan akibat El-Nino bisa kita cegah bersama,” terangnya. Jokowi menyampaikan, kekeringan sudah terasa sejak akhir Mei 2015 dan sudah sampai dalam level yang memprihatinkan. Diperkirakan akan semakin parah sampai dengan Desember. “Keadaan ini diprediksi kemungkinan akan menguat mulai Agustus sampai Desember,” ujarnya. Diharapkan usai rapat ini dapat menghasilkan solusi atas persoalan tersebut. “Sore hari ini akan kita bahas. Kita carikan jalan keluar. Tekewaspadaan kita terhadap beberapa titik hot spot potensi kebakaran hutan yang juga perlu diwaspadai

Instagram filter used: Normal

View in Instagram ⇒

Leave a Reply