9
February , 2012
Thursday
jjgrosir
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>
Posted by Reyno On October - 18 - 2011

jjgrosir

TATA kelola hutan di Indonesia dinilai makin lemah, sehingga membuat angka laju kerusakan hutan relatif tinggi. Laju kerusakan hutan di Indonesia mencapai 1,08 juta hektare per tahun. Ini dikatakan oleh Dekan Fakultas Kehutanan UGM Prof. Dr. Mochammad Nai’em, belum lama ini. “Salah satu penyebab kerusakan hutan adalah lemahnya pemantapan hutan yang ditandai dengan buruknya pengelolaan sumber daya hutan,” ungkapnya.

Nai’em melanjutkan, pemerintah belum tegas menentukan luasan areal hutan mana yang seharusnya dilindungi dan mana yang dialihfungsikan. “Sejak digulirkannya otonomi daerah, banyak kasus yang terjadi di lapangan adalah suatu otonomi yang tidak dibarengi profesionalisme pengelola hutan skala lokal.”

Saat ini semakin banyak areal hutan yang dijadikan areal permukiman dan pertambangan. “Jika masih mengklaim hutan kita sekitar 120 juta, maka jumlah luas hutan itu jangan diutak-atik. Kenyataan sekarang, hutan tersebut diganggu oleh (perkebunan) sawit, transmigrasi, dan tambang,” kata Nai’em.

Ia menambahkan, sektor kehutanan masih sebatas komoditas politik yang diperebutkan oleh sebagian penguasa dan pengusaha untuk kepentingan kekuasaan sesaat. “Sudah saatnya tata kelola hutan itu dimantapkan sebagai kunci hutan jadi lestari,” ucap Nai’em sekali lagi.

Peneliti Manajemen Hutan UGM Dr. Senawi bertutur, kerusakan hutan diakibatkan semua daerah meminta adanya perubahan tata ruang untuk perkebunan dan permukiman. Alasannya, pertambahan penduduk di daerah mereka itu.(Sumber:NatGeo)

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.