Birthday surprise
jjgrosir
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>

KESPERI dan LIRA Sepakat Pantau Christmas Season 2010

24/11/2010 in Anak Medan, Medan Talk

Kesatuan Pekerja Kristen Indonesia (KESPEKRI) Kota Medan bersama LSM Lumbung Imformasi Rakyat (LIRA) sepakat untuk membuat laporan ke pihak berwajib jika ditemukan adanya dugaan korupsi dalam pelaksanaan Chrismas Season 2010 yang menghabiskan APBD Kota Medan mencapai Rp 1,5 Miliar.

Wakil Ketua KESPEKRI Medan Roder Nababan, SH didampingi pengurus lainnya, Drs Tua Abel Sirat, Drs Edi Simatupang, Nimrot Situmeang,SH, Poster Manalu, F.Zebua,SH, Ronald Sirait,ST, Drs Robenson Sidabariba dan lainnya mengatakan hal itu kepada wartawan di Medan awal pekan ini.

Menurut Roder, KESPEKRI pada Sabtu (20/11) telah bertemu dengan Gubernur LIRA Sumut Rizaldi Mavi dan mengajak LIRA agar bersama-sama mengawasi dan memantau kegiatan Christmas Season 2010 yang dananya berasal dari APBD Medan tersebut.

“KESPEKRI secara resmi telah bertemu dengan Gubernur LIRA Sumut dan membicarakan kegiatan 4 hari Christmas Season 2010 yang dananya luar biasa. Gubernur LIRA pun mengaku heran dengan dana sebesar Rp 1,5 Miliar itu, padahal Ramadhan Fair dengan biaya Rp 2 miliaran sudah berlangsung selama sebulan penuh,” kata Roder Nababan.

Sebelumnya, Gubernur LIRA Sumut Rizaldi Mavi menyebut sangat tidak etis jika benar untuk kegiatan Christmas Season Tahun 2010 yang akan digelar selama empat (4) hari harus menghabiskan anggaran APBD Kota Medan sebesar Rp 1,5 Miliar. Rizaldi Mavi pun menyambut baik permintaan KESPEKRI Medan agar bersama-sama memantau pelaksanaan Christmas Season 2010 dan jika ditemukan ada indikasi penyelewengan atau unsure korupsi akan dilaporkan bersama ke pihak penegak hukum.

“Kami akan dalami dulu apa itu Christmas Season. Tetapi jika hanya dalam 4 hari menghabiskan anggaran mencapai Rp 1,5 Miliar sudah menjadi pertanyaan. Namun yang jelas kita bersama KESPEKRI sudah sepakat untuk memantau kegiatan tersebut,” ujar Rizaldi Mavi kepada wartawan.

Sebelumnya, KESPEKRI Medan mempertanyakan pelaksanaan Christmas Season 2010 yang menghabiskan anggaran APBD hingga mencapai Rp 1,5 Miliar.

“Luar Biasa hanya kegiatan 4 hari anggaran APBD Kota Medan harus habis mencapai Rp 1,5 Miliar,” kata Wakil Ketua KESPEKRI Medan Roder Nababan,SH.

Roder Nababan SH, pengacara yang selalu ditunjuk para calon kepala daerah di Sumut untuk menggugat Pilkada ulang ke Mahkamah Konstitusi (MK) itu pun menyebutkan, KESPEKRI telah membentuk tim untuk memantau sekaligus nantinya membuat laporan terkait pelaksanaan Chrimas Season Tahun 2010.

Rencana pengawasan dari KESPEKRI ini pun didukung para hamba Tuhan, dan pendeta di Kota Medan, sebab dalam sosialisasi Chrismas Season yang digelar baru-baru ini para pendeta umumnya tidak menerima jika kegiatan Chrismas Season hanya 4 hari dan tanpa melibatkan seluruh denominasi gereja di Kota Medan.

“Setelah pelaksanaan sosialisasi Christmas Season pada 12 November lalu, bapak-bapak pendeta dan hamba Tuhan sudah banyak yang menghubungi KESPEKRI dan mendukung jika KESPEKRI mengkritisi pelaksanaan Chrismas Season 2010,” kata Roder.

Bahkan tambah Ronal Sirait ST, menurut para pendeta dan hamba Tuhan, GAMKI sendiri mampu melaksanakan Christmas Season dengan waktu lebih empat hari dan hanya menghabiskan dana tidak sampai miliaran rupiah.

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>