10
February , 2012
Friday
jjgrosir
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>
Posted by Frans | Medan Talk On January - 11 - 2010

jjgrosir

Meski gempa dahsyat berkekuatan 7,9 skala richter yang mengguncang Sumatra Barat sudah berlalu tiga bulan silam, namun sebagian besar korban bencana itu masih tinggal di tenda-tenda darurat.

Seperti warga Lubuk Laweh, Kecamatan Padang Pariaman misalnya. Mereka terpaksa bertahan di tenda dengan kondisi yang memprihatinkan. Terpaan angin dingin, deraan air hujan maupun panasnya terik matahari harus dihadapi warga. Para korban gempa meminta pemerintah agar memindahkan mereka ke tempat lain, Senin (11/1).

Bukan cuma itu, kondisi perekonomian warga semakin melumpuh. Sumber kehidupan mereka sudah tidak ada lagi karena habis diguncang gempa dan dihantam longsor. Sawah dan ladang para korban gempa kini menjadi gundukan-gundukan tanah sehingga tak ada tempat lagi bagi mereka untuk mencari nafkah.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, sebagian warga menerima upah Rp 10 ribu per hari dari hasil mengupas buah pinang dan mengumpulkan kayu manis pemilik kebun. Naasnya, bantuan sudah tak lagi mengalir ke daerah ini.(Sumber: Liputan6/Foto: DS)

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can leave a response, or trackback from your own site.

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.