M City Terbakar, Sedikitnya 20 Orang Tewas

M City, salah satu tempat hiburan terbesar di Kota Medan, malam tadi sekitar pukul 20.30 WIB terbakar. Hingga pukul 23.15, sudah 17 orang korban ditemukan tewas dan 2 orang dalam kondisi kritis. Jumlah korban diperkirakan akan terus bertambah, mengingat masih ada ruangan yang belum bisa dimasuki petugas pemadam. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Asal api sementara ini diduga berasal dari korsleting listrik di lantai 3 gedung. Sejumlah saksi mata di lokasi kejadian mengatakan, api pertama kali terlihat di ruang lounge di lantai 3 gedung yang berada di Jalan Gatot Subroto, Medan.
Sampai saat ini suasana di lokasi kebakaran masih hiruk pikuk. Puluhan petugas kepolisian ditugaskan untuk melakukan pengamanan. Sedikitnya tiga ambulans hilir mudik untuk mengevakuasi korban. Ribuan warga Medan menyemuti lokasi kebakaran untuk menonton. Arus lalu lintas di sekitar lokasi macet total.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus menginventarisir saksi mata dan korban baik yang selamat maupun yang sudah tewas. Seluruh korban dievakuasi ke Rumah Sakit Dr Pirngadi Medan.
Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Badrodin Haiti, mengatakan, kebakaran terjadi pada sekitar pukul 20.30 WIB. “Lokasi awal api berasal dari lantai 3 di tempat hiburan M City, yang merupakan hotel, karaoke dan spa,” ujar Badrodin.
Ia menjelaskan, api baru bisa dijinakkan sekitar satu jam kemudian. Namun karena asap masih cukup banyak, proses evakuasi menjadi terhambat. “Kita masih melakukan penyelidikan. Malam ini tidak mungkin karena di lantai 3 asap masih banyak dan situasi sangat gelap. Besok akan kita lakukan penyelidikan. Termasuk menanyai karyawan,” kata Badrodin lagi.
Badrodin menjelaskan, pihaknya malam ini masih mencari saksi-saksi yang bisa diambil keterangannya. “Selain itu, kita masih terus mengupayakan untuk mengevakuasi korban. Jumlah korban tewas sudah 17 orang dan 2 orang kritis. Korban luka-luka belum terdata,” katanya. Ia memperkirakan jumlah korban akan terus bertambah, mengingat masih ada ruangan yang belum bisa dibuka.
Kapolda menjelaskan, sebanyak 70 anggotanya dari Poltabes dan Poldasu ditugaskan untuk berjaga-jaga di lokasi. Untuk sementara, Badrodin mengatakan kemungkinan besar asal api berasal dari lantai 3 gedung yang memiliki 5 lantai itu. “Besok akan kita lakukan penyelidikan. Mungkin memang ada faktor kelalaian,” kata Badrodin.
Sayangnya, hingga kini belum diketahui kepastian jumlah pengunjung di lokasi tempat hiburan one stop stopping di Medan ini. Namun, di akhir pekan seperti ini diperkirakan sedikitnya ratusan orang mengunjungi M City untuk menghabiskan akhir pekan.
Petugas pemadam kebakaran yang memadamkan api berhasil memadamkan api sekitar pukul 21.00 dan menemukan adanya korban tewas di sejumlah ruangan. Para korban umumnya terperangkap di dalam gedung karena tidak mengetahui adanya kebakaran, dan meninggal dunia karena menghirup asap.
Petugas berhasul menemukan lima korban meninggal dunia, tiga wanita dan dua pria. Para korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Pirngadi Jl HM Yamin Medan.
Sejauh ini polisi dan petugas pemadam kebakaran masih melakukan pemeriksaan ke seluruh bagian gedung. Diduga masih banyak korban lain yang terperangkap di dalam gedung tersebut. Sejumlah ambulans disiapkan untuk mengangkut para korban, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia.
Dari 20 jenazah yang berhasil dievakuasi, sebanyak 9 jenazah berjenis kelamin perempuan dan sisanya berjenis kelamin pria. Belum diketahui apakah korban tewas merupakan karyawan M City atau pengunjung. (Foto: Markus)
Popularity: 1% [?]
**Selamat Datang Kembali! Download Medan Talk BlackBerry Launcher". Jangan lupa Daftar Gratis untuk Berita Medan terbaru dan Silakan berikan komentar anda di posts**













dedy sinuhaji Says:
Mudah Mudahan arwah mereka di terima di sisinya…
Posted on December 5th, 2009 at 12:11 AM
Denny Sitohang | Medan Talk Says:
Mudah-mudahanlah… soalnya kebanyakan pengunjung di sana kebanyakan adalah penggembira alias penikmat dunia malam…
Posted on December 5th, 2009 at 12:17 AM