Ribuan mahasiswa UISU AlMunawwarah Jalan SM Raja Medan, pagi hingga siang tadi “menyerbu” kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Jalan Diponegoro Medan. Mereka meminta Muspida plus memfasilitasi penyelesaian konflik UISU dengan mengundang pihak-pihak yang berseteru.
Demikian disampaikan Koordinator Aksi, Kurnia Hidayat. Mahasiswa meminta Muspida Plus mengundang pihak-pihak yang berseteru termasuk MUI, Ormas Islam dan cendikiawan Muslim.
Mahasiswa juga meminta Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) dan Mendiknas menurunkan Koordinator Kopertis dari jabatannya. Koordinator Kopertis dianggap gagal melakukan fungsi WASDALBIN (Pengawasan, pengendalian dan pembinaan).
Malah, Koordinator Kopertis dianggap provokatif dan arogan karena menarik 57 dosen Kopertis. Selain itu, mereka, kata mahasiswa, melarang melaksanakan wisuda bagi ratusan calon sarjana UISU.
Saat mahasiswa demo, kampus UISU AlMunawarah Jalan SM Raja ditutup. Satpam terlihat berjaga-jaga di depan kampus. Mahasiswa juga tidak diperkenankan masuk dan sementara kegiatan belajar-mengajar dihentikan. (Laporan/ Foto: Fuzi)
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail













ARMANSYAHPUTRABARUS Says:
gile…belum kelar-kelar juga.
waduh maunya aprat pemerintah langsung tanggap lah dengan persoalan ini.
sebab capek sekali belajar.
Posted on December 15th, 2009 at 9:59 AM