Mall di Medan Naikkan Biaya Tagihan Listrik Pada Tenant
16/02/2011 in Living
Sejumlah pusat perbelanjaan (mall) di Medan menaikkan biaya tagihan listrik rata-rata berkisar 3 persen sebagai dampak dari kebijakan pemerintah menaikkan tarif dasar listrik (TDL) di awal Januari 2011 hingga 20 persen.
Herry Zulkarnaen, Pimpinan Plaza Millenium Medan, mengatakan keputusan pengelola menaikkan biaya tagihan listrik kepada penyewa tak lepas dari bertambahnya beban tagihan pembayaran di Januari mencapai 15 persen dibandingkan dengan pemakaian di Desember.
“Sebenarnya, kenaikan 5 persen masih belum menguntungkan buat pengelola. Namun, kami tidak berani menaikkan beban tagihan terlalu tinggi karena takut menambah biaya buat tenant. Kalau dibebankan terlalu tinggi, dikhawatirkan akan mengurangi tingkat kunjungan karena pengusaha akan menaikkan harga jual dagangannya,” jelas Herry, Rabu (16/2/2011).
Untuk menyiasati agar pengelola tidak menanggung beban biaya tinggi akibat kenaikan TDL, management melakukan subsidi silang. Caranya, kata Herry, menutupi selisih biaya dari kontribusi pendapatan mall, seperti parkir dan pameran.
Sementara itu, Regional Marketing Lippo Mall Sumatra Utara, Ang Fu Shen, juga mengatakan hal serupa. Bahkan, kenaikan listrik tidak bisa dihempang lantaran otomatis menambah beban biaya pengelola pusat perbelanjaan.
“Jika terjadi kenaikan listrik, maka otomatis bakal berpengaruh pada tagihan listrik tenant. Lagipula, pengelola hanya mengikuti peraturan pemerintah sebab kenaikan listrik sepenuhnya keputusan pemerintah,” katanya.
Popularity: unranked [?]












