Masyarakat Sumatera Utara masih menolak program konversi minyak tanah ke elpiji. Menurut mereka, program ini hanya akan membuat kemiskinan. Penolakan itu diwujudkan dalam bentuk aksi unjukrasa ke Gubernuran Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Medan, Senin.
Puluhan massa yang tergabung dalam Persatuan Pangkalan Minyak Tanah itu menolak penarikan atau pencabutan subsidi bahan bakar minah yang diberlakukan di Sumut khususnya di lima kabupaten/ kota. Menurut mereka, program konversi ini hanya akan membuat kemiskinan.
“Konversi yang dilakukan telah melahirkan kemiskinan, kondisi masyarakat yang makin memprihatinkan, seperti pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Pelaku usaha di Sumut sudah 40 persen gulung tikar,” kata Binsar Sianturi, Koordinator Aksi.
Sianturi meminta hasil keputusan rapat Gubsu dengan Muspida Plus, 11 Januari 2010, tentang masalah penundaan konversi minah ke gas di lima kabupaten/kota segera direalisasikan.
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












