10
September , 2010
Friday

Parcel Medan

Masyarakat Sumut Pun Bicara Anti Korupsi

Posted by Pahala On November - 7 - 2009

medantalk300

Menyikapi polemik yang terjadi dalam persoalan pemberantasan korupsi di Indonesia belakangan ini, ratusan orang dari berbagai elemen masyarakat Sumatera Utara, Sabtu (7/11), menyatakan dukungannya pada lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dukungan itu disampaikan lewat aksi unjuk rasa simpati ke Kantor DPRD Sumut di Jalan Imam Bonjol Medan. Aksi ini diterima oleh unsur Pimpinan DPRD Sumut.

Kepada pimpinan dewan, massa yang mengatasnamakan Masyarakat Sumatera Utara Bicara menyampaikan dukungan terhadap KPK, utamanya terhadap upaya-upaya pengkerdilan KPK dengan menahan dua pimpinan KPK non aktif, Bibit Samad dan Chandra M Hamzah.

Aksi ini juga diramaikan dengan teaterikal oleh mahasiswa. Mereka memerankan suasana persidangan yang dilengkapi dengan para oknum-oknum peradilan. Agar lebih bersemangat, massa juga menyayikan lagu KPK Di Dadaku. Selain mendukung gerakan pemberantasan korupsi, massa juga meminta pemerintah untuk mengusut tuntas kasus Bank Century.

Terlihat hadir dalam aksi itu kalangan pengusaha diwakili Jafar Ritonga, Pejuang Angkatan 66 Darma Siregar, Akademisi Bahdi Nur Tanjung (Rektor UMSU), Jhon Tafbu Ritonga (Dekan FE USU) dan beberapa tokoh lainnya. Mereka mengatakan, Sumut juga peduli terhadap polemik yang cenderung berkepanjangan ini. “Sebaiknya Presiden SBY tanggap terhadap gerakan masyarakat. Ambil hikmah dan jadikan pelajaran dari kejadian ini,” kata perwakilan massa.

Sementara itu, Jhon Tafbu mengatakan, sebagai seorang ekonom ia punya harapan lain. Ia yakin korupsi di suatu negara bisa diberantas dengan sistem penegakan hukum. “Kita memerlukan polisi dan kejaksaan yang bersih dan kuat,” katanya. Sebagai tindak lanjut, kata Jhon, akan diadakan seminar tentang pemberantasan korupsi dari sudut pandang ekonomi di USU.

Ia juga mengatakan prihatin dengan banyaknya pihak-pihak yang menggunakan peradilan sebagai media menjatuhkan orang lain. “Inilah namanya calo peradilan,” tambah Jhon lagi. Kalangan akademisi berharap sebaiknya tiap institusi membenahi institusinya, utamanya Kepolisian dan Kejaksaan.

Massa menyampaikan petisi secara tertulis kepada DPRD Sumut untuk ditindaklanjuti ke Presiden RI. Menurut mereka, seharusnya pemerintahan SBY konsentrasi pada program kerja 100 hari, bukan disibukkan dengan mengurusi persoalan seperti polemik sekarang ini.

Popularity: 1% [?]

**Selamat Datang Kembali! Download Medan Talk BlackBerry Launcher". Jangan lupa Daftar Gratis untuk Berita Medan terbaru dan Silakan berikan komentar anda di posts**

Berita Cerita Berkaitan

Berita Terkait

  • cerita masyarakat sumatera utara
You can leave a response, or trackback from your own site.
Kost Medan

Silahkan Komentar & Berikan Opini Anda




medan video
daftar gratis
    Nama Anda:
*  Email Anda:

MedanTalk Newsletter
submit content