Medan: Salah satu pabrik meubel terbesar di Sumatera Utara PT Nitori Furniture Indonesia (dahulu PT Marumitsu Indonesia) telah tutup berhenti operasi pabrik nya pada 17 Juni 2017 di Medan dan pindahkan operasi ke Vietnam. Perusahaan ini berdiri tahun 1995 dan berakhir tahun ini 2017 PT Nitori furniture indonesia adalah perusahaan asing milik jepang yang beroperasi di KIM 1 jln Mangaan No 9, Medan. Nitori sempat mempekerjakan 3000 karyawan. Pabrik meubel tersebut menggunakan bahannya yang dibeli di Indonesia tapi produknya dijual export ke Jepang dan juga ke Vietnam. Pihak pengusaha menyampaikan pengumuman langsung terbuka dengan mengatakan bahwa perusahaan mengalami kerugian dimulai dari tahun 2014, Dimana pada saat itu karyawan melakukan demo beberapa kali. Perusahaan juga telah memberikan pensiun kepada karyawan sebelumnya dalam bertahap Dikarenakan tidak lagi mampu membayar gaji buruh yang semakin meningkat yang tak sesuai dengan hasil penjualan. Dengan alasan tersebut Perusahaan putuskan untuk tutup pabriknya dan pindah ke Vietnam. Hak karyawan juga telah dibayar oleh pihak pengusaha sesuai dengan perjanjian kerja bersama yang dibuat oleh serikat pekerja. “Aku mau share supaya jadi pembelajaran buat yang lain supaya tidak sering berdemo. Karena kalau uda terjadi begini (perusahaan tutup) karyawan juga yang rugi” Jelaskan Novita Sari karyawan produksi dan Juga bendahara serikat pekerja seluruh indonesia untuk di nitori yang bekerja sejak tahun 2009 sampai tutup 2017. Sumber informasi dari Novita Sari selaku karyawan di PT Nitori Furniture Indonesia.

Medan:
Salah satu pabrik meubel terbesar di Sumatera Utara PT Nitori Furniture Indonesia (dahulu PT Marumitsu Indonesia) telah tutup berhenti operasi pabrik nya pada 17 Juni 2017 di Medan dan pindahkan operasi ke Vietnam.

Perusahaan ini berdiri tahun 1995 dan berakhir tahun ini 2017

PT Nitori furniture indonesia adalah perusahaan asing milik jepang yang beroperasi di KIM 1 jln Mangaan No 9, Medan. Nitori sempat mempekerjakan 3000 karyawan.
Pabrik meubel tersebut menggunakan bahannya yang dibeli di Indonesia tapi produknya dijual export ke Jepang dan juga ke Vietnam.
Pihak pengusaha menyampaikan pengumuman langsung terbuka dengan mengatakan bahwa perusahaan mengalami kerugian dimulai dari tahun 2014,
Dimana pada saat itu karyawan melakukan demo beberapa kali.
Perusahaan juga telah memberikan pensiun kepada karyawan sebelumnya dalam bertahap
Dikarenakan tidak lagi mampu membayar gaji buruh yang semakin meningkat yang tak sesuai dengan hasil penjualan. Dengan alasan tersebut Perusahaan putuskan untuk tutup pabriknya dan pindah ke Vietnam.
Hak karyawan juga telah dibayar oleh pihak pengusaha sesuai dengan perjanjian kerja bersama yang dibuat oleh serikat pekerja. “Aku mau share supaya jadi pembelajaran buat yang lain supaya tidak sering berdemo. Karena kalau uda terjadi begini (perusahaan tutup) karyawan juga yang rugi”
Jelaskan Novita Sari karyawan produksi dan Juga bendahara serikat pekerja seluruh indonesia untuk di nitori yang bekerja sejak tahun 2009 sampai tutup 2017.
Sumber informasi dari #kawanmedantalk Novita Sari selaku karyawan di PT Nitori Furniture Indonesia.

[if-embed-video]

Video posted

[/if-embed-video]

Photo taken at: Pt. Nitori furniture indonesia

Follow MedanTalk diInstagram @medantalk ⇒

Browse info Lowongan Kerja Medan dan cara sponsor/ pasang iklan di web www.MedanTalk.com

Leave a Reply