Birthday surprise
jjgrosir
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>

Medan Tempo Dulu, Jalan Perdana?

19/12/2011 in Medan Talk

MEDAN – Foto suasana Kota Medan tempo dulu memang selalu membuat penasaran. Apalagi jika hanya melihat suasana dari foto tanpa informasi pendukung seperti lokasi tempat ataupun tanggal kapan foto diambil.

Begitu juga dengan satu foto yang kami dapatkan dari akun facebook milik Ben Verdouw ini. Di foto itu tak ada informasi sama sekali, selain hanya title yang menyebutkan suasana sebuah pasar di Medan. Tak ada nama fotografer. Tak ada lokasi pemotretan. Tak ada penanggalan.

Kami akhirnya hanya bisa mengira-ngira saja di mana lokasi pemotretan foto tersebut. Karena susah untuk menebak-nebak sebuah tempat hanya dari satu angle foto. Namun, kalau mengacu pada informasi minim – Suasana Pasar di Medan – yang disematkan si pemilik akun facebook, kemungkinan besar foto ini diambil di Jalan Perdana (nama jalan sekarang) Medan.

Kenapa Jalan Perdana? Karena bentuk arsitektural bangunan yang ada di foto itu sangat mirip dengan bangunan-bangunan di kawasan kota tua Medan. Bentuk pilar, kosen jendela, daun jendela, profil pilar, dan kaki lima di depan toko untuk pejalan kaki. Semua itu masih bisa disaksikan di Jalan Perdana modern, meski hanya di beberapa bangunan tua yang tersisa.

Suasana di jalan itu juga tak berbeda jauh dengan sekarang. Aktivitas jual-beli masih seperti itu. Coba lihat pedagang atau tukang perbaikan sandal terompah (bakiak). Gaya peletakan sandal-sendalnya masih diwarisi oleh tukang jahit atau perbaikan sepatu sekarang ini. Yang berbeda hanya gaya berpakaian para pedagang. Selain masih banyak yang mengenakan celana pendek, hampir semuanya mereka tak memakai alas kaki.

Perbedaan lain yang mencolok adalah adanya bendera Belanda yang berkibar di bagian kiri atas foto. Itu menunjukkan saat foto ini diambil Belanda masih berkuasa di kota ini. Selain itu, pasar di dalam foto ini terlihat bersih. Hampir tak ada sampah berserakan. Jalanannya pun kering.

Andai foto ini memang benar diambil di kawasan Jalan Perdana Medan, alangkah menyesalnya kita melihat kondisi jalan ini sekarang. Banyak bangunan tua yang indah-indah itu kini tinggal sejarah. Sebagian besar sudah bersalin rupa menjadi ruko (rumah toko) yang tak jelas bentuknya. Dalam kasus terakhir bangunan eks kantor Yuki Taxi yang sebentar lagi akan rata dengan tanah.

Kalau negeri tetangga bisa menjual pariwisatanya dengan “menjual” bangunan tua bersejarahnya, lalu kenapa Kota Medan harus menghancurkannya?

Ps: Kami menunggu masukan dari orang-orang yang mengetahui pasti keberadaan lokasi di mana foto ini diambil. Trims

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>