4
February , 2012
Saturday
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>

Modus Pembobolan ATM

Posted by Dedi Coky | Medan Talk On January - 21 - 2010

Terjadinya pembobolan ATM seperti di BCA Denpasar membuat panik masyarakat. Bagaimana sebenarnya modus pembobolan ATM. Sebaiknya Anda tahu, agar bisa lebih berhati-hati.

Menurut Direktur Compliance & Human Capital Bank Mandiri Bambang Setiawan, modus pembobolan ATM biasanya menggunakan kamera kecil (micro-camera).

Bambang sendiri mengharapkan agar nasabah, khususnya Bank Mandiri, untuk tidak perlu khawatir. Sebab, Bank Mandiri menerapkan IT Security yang kuat dan menerapkan anti-skimming.

“Insya Allah semua ATM Bank Mandiri aman. Dengan anti-skimming, ATM tidak bisa dibobol,” katanya, Kamis (21/1). ATM Mandiri juga diawasi intensif setelah adanya berita pembobolan ATM BCA di Denpasar awal pekan ini.

Lebih jauh Bambang menjelaskan, dengan anti-skimming, ATM bank Mandiri tidak memiliki celah untuk ditembus dengan micro-camera itu. “Belum ada laporan terjadi kepanikan beberapa nasabah. Bank Mandiri masih aman,” ujarnya.

Ia mewanti-wanti, bagi yang coba-coba melakukan pembobolan, pihaknya tidak akan segan-segan membawanya ke polisi dan menindaknya secara hukum. “Bank Mandiri lebih aman karena milik negara, milik semua rakyat Indonesia,” tukasnya.

Memang saat ini, ATM nasabah Bank Mandiri belum dipasang chips. Tapi, tanpa itupun ATM sudah cukup aman. Untuk jangka panjang pihaknya berencana memasang chips di setiap kartu ATM. Namun, hal ini tergantung pada aturan BI.

Lebih jauh, Bambang mengatakan jika ternyata ada nasabah yang mengalami pembobolan ATM, bisa langsung melaporkannya ke call center 14000 atau datang langsung ke kantor cabang terdekat. “Pihak bank akan meneliti, jika nasabah tidak mencairkan uangnya, tapi saldonya berkurang, insya Allah akan ketahuan,” ucapnya.

Menurutnya, antara nasabah asli dengan pembobol bisa dibedakan dengan rekaman CCTV. Nantinya akan dicocokkan rekaman kamera dengan catatan transaksinya. “Jika ternyata terjadi pembobolan akan kita ganti,” tandasnya. Caranya, nasabah cukup membawa kartu ATM dan membawa buku tabungannya.

Sementara Sekretaris Perusahaan PT Bank Negara Indonesia, Intan Abdams Katoppo mengatakan, pihaknya melakukan pengawasan dan sweeping untuk mendeteksi dini atas kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. Sebab, ada nasabah BNI yang menjadi korban sindikat internasional pembobolan bank.

Menurut Intan, BNI juga tengah melakukan identifikasi dan verifikasi berdasarkan laporan berkurangnya saldo beberapa nasabah perbankan akibat transaksi mencurigakan. Jika laporan tersebut ternyata terbukti ada hal yang disebabkan oleh faktor di luar kelalaian nasabah, BNI akan mengganti dananya dalam waktu 2×24 jam setelah hasil verifikasi.

Berdasarkan hasil verifikasi, kejadian tersebut hanya terjadi di daerah Denpasar. Dari 86 mesin ATM BNI di Denpasar, hanya 2 mesin ATM yang terkait dengan laporan nasabah.

“Saat ini sebagian besar mesin ATM BNI telah dilengkapi teknologi mutakhir anti kejahatan skimming dan akan terus diimplementasikan pada semua mesin ATM BNI di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

“Kami mengimbau nasabah selalu menjaga keamanan transaksi dengan melakukan pergantian PIN secara regular dan selalu merahasiakan nomor PIN kepada siapa pun,” pungkasnya.

Sementara Bank Rakyat Indonesia (BRI) menghimbau nasabah pengguna ATM segera mengganti PIN mereka. Sekretaris Perusahaan BRI Muhammad Ali mengungkapkan, mulai Jumat (21/1) besok, setiap transaksi ATM di BRI ada himbauan di struknya untuk mengganti PIN.

Himbauan juga akan dicantumkan dalam layar mesin ATM. Sebagai langkah antisipasi maraknya perampokan dana melalui mesin ATM akhir-akhir ini, BRI membentuk tim task force yang dipimpin Kepala Divisi Operasional BRI Triyana. Tim ini bertugas untuk memitigasi risiko serta akan menindaklanjuti laporan yang diterima dari nasabah. (Sumber: inilah/ Foto: int)

Popularity: 2% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.