Modus Penipuan pencurian tas disebuah swalayan di Jakarta Selatan terekam di CCTV Menurut pengirim video dari saudara korban: Pelaku mengaku sebagai staf swalayan tersebut dan pesan es buble 70 cup ke korban. Pelaku bilang mau pesan buat 2 hari, lalu si penjual es buble (selalu korban) minta DP nya. Pelaku ajak korban untuk ngambil dp nya di kantor. Sesampai di pintu kantor swalayan si pelaku bilang ke korban katanya tidak boleh bawa tas masuk ke kantor karena nanti harus cek body segala. Akhirnya korban & pelaku taruh tas ke di konter penitipan barang. Di penitipan barang, korban tidak di kasih nomor, pelaku katanya taruh aja di situ di atas, aman kok kata kasir swalayan & pelaku. Lalu si korban di ajak ke dalam sama pelaku untuk nemuin orang kantor. Namun disetengah jalan, korban di tinggal sama si pelaku dengan alasan dia akan cari orang kantor. Korban nunggu sampai 3 menit baru kepikiran sama tasnya. Sampai di penitipan, tas korban sudah dibawa lari sama si pelaku. Kejadian di sebuah swalayan, di Jl Rs Fatmawati Jakarta Selatan, tgl 04/05/2018 pukul 13.03 WIB . Pengirim video adalah anak Medan dan ingin sampaikan Kepada Masyarakat untuk berhati2. Barang yang hilang ditas termasuk Hp Samsung Galaxy dan uang Rp 3 jt. Silakan mention, tag dan Share ke kawan dan keluarga anda, biar mereka bisa waspada. Laporan video dikirim oleh Wella Wijaya @wellawijaya_se ke LINE @medantalk . •• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda •• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama •• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya •• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk •• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku ••Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram

Modus Penipuan pencurian tas disebuah swalayan di Jakarta Selatan terekam di CCTV
Menurut pengirim video dari saudara korban:
Pelaku mengaku sebagai staf swalayan tersebut dan pesan es buble 70 cup ke korban. Pelaku bilang mau pesan buat 2 hari, lalu si penjual es buble (selalu korban) minta DP nya. Pelaku ajak korban untuk ngambil dp nya di kantor. Sesampai di pintu kantor swalayan si pelaku bilang ke korban katanya tidak boleh bawa tas masuk ke kantor karena nanti harus cek body segala. Akhirnya korban & pelaku taruh tas ke di konter penitipan barang.
Di penitipan barang, korban tidak di kasih nomor, pelaku katanya taruh aja di situ di atas, aman kok kata kasir swalayan & pelaku.
Lalu si korban di ajak ke dalam sama pelaku untuk nemuin orang kantor. Namun disetengah jalan, korban di tinggal sama si pelaku dengan alasan dia akan cari orang kantor.
Korban nunggu sampai 3 menit baru kepikiran sama tasnya.
Sampai di penitipan, tas korban sudah dibawa lari sama si pelaku.
Kejadian di sebuah swalayan, di Jl Rs Fatmawati Jakarta Selatan, tgl 04/05/2018 pukul 13.03 WIB
.
Pengirim video adalah anak Medan dan ingin sampaikan
Kepada Masyarakat untuk berhati2.
Barang yang hilang ditas termasuk Hp Samsung Galaxy dan uang Rp 3 jt. Silakan mention, tag dan Share ke kawan dan keluarga anda, biar mereka bisa waspada.
Laporan video dikirim oleh Wella Wijaya @wellawijaya_se ke LINE @medantalk
.
•• Jangan lupa Like, comment pendapat anda, share post ini dan mention kawan kawan anda
•• Punya foto/video yang anda ingin berbagi? Silakan LINE ke @medantalk untuk di sharing bersama
•• Follow @OtomTalk untuk video otomotif lainnya
•• Mau cari rumah? Inspirasi design? Follow @RumahTalk
•• Untuk Medan Punya Cerita Follow @medanku ••Bingung Cari Kerja atau Cari karyawan? Cek info Lowongan Kerja. Follow @KarirGram
.
#berita #jakarta #modus #penipuan #moduspenipuan #swalayan #pencurian #medantalk

Berita Cerita Kota Medan

[if-insta-embed-video]

[/if-insta-embed-video]

Untuk informasi pasang iklan , cek halaman sponsors Untuk informasi lowongan kerja cek www.KarirGram.com

Untuk informasi property Medan, tips dan inspirasi cek www.RumahTalk.com

Follow our social media: Instagram , Facebook & Twitter @medantalk for instant updates and please share our posts

Leave a Reply