Manchester United berhasil memelihara peluangnya menjaga persaingan dengan Chelsea di puncak klasemen sementara Liga Premier setelah dengan meyakinkan menumbangkan salah satu rival beratnya Arsenal 3-1 (2-0) dalam pertandingan yang berlangsung di Emirates Stadium, Minggu (31/1). Kemenangan pertama bagi MU di Emirates dalam empat pertandingan terakhir sekaligus menyamai hasil yang diperoleh di babak semifinal Liga Champions, Mei 2009 lalu.
Dengan tambahan tiga poin, dari 24 pertandingan MU mengumpulkan 53 poin, atau tertinggal satu angka dari The Blues yang baru menjalani 23 partai. Sementara, kekalahan ini kian menyulitkan The Gunners untuk meraih gelar premiership kali pertama sejak musim 2003-04. Arsenal tetap bertahan di peringkat tiga besar dengan jumlah 49 poin.
Dalam pertandingan penting tersebut, Arsene Wenger memberi kejutan dengan menurunkan Thomas Vermaelen yang semula diragukan tampil akibat cedera kaki yang dialaminya di laga lawan Aston Villa. Alexandre Song dan Samir Nasri kembali masuk starting line-up. Pun demikian pula dengan MU. Ferguson mencoret Nemanja Vidic dari susunan skuad. Alhasil lini pertahanan MU bakal digalang oleh Wes Brown dan Jonny Evans. Winger asal Korea Selatan, Park Ji-Sung mendapat kehormatan turun sejak awal pertandingan mengisi posisi Ryan Giggs. Ferguson menerapkan formasi 4-5-1 dengan menempatkan Wayne Rooney sebagai striker tunggal.
Di menit-menit awal, Arsenal mencoba menggebrak lewat akselerasi Andrei Arshavin. MU membalas lewat Nani yang dapat digagalkan Gael Clichy. MU berturut-turut mendapat peluang. Di menit kedelapan nyaris Denilson membuat gol bunuh diri. Sundulannya menghalau tendangan sudut malah bergulir ke dalam gawang sendiri. Beruntung ada Samir Nasri yang berdiri di bawah mistar gawang.
Di menit ke-12, Arshavin kembali mendapat peluang. Sayang, tendangannya masih menyamping di sisi kiri gawang Edwin van der Sar. Enam menit kemudian, free-kick Francesc Fabregas terbuang percuma. Memasuki menit ke-20, Arsenal mendapat peluang emas pertama. Counter attack yang sangat cepat dilakukan Fabregas. Sayang, tendangan Arshavin tidak sempurna. Pun demikian dengan Fabregas. Dua menit berselang, kembali Arsenal gagal memanfaatkan free-kick.
Di tengah memanasnya penampilan Arsenal, MU memperoleh peluang lewat Paul Scholes yang gagal mengontrol bola dengan sempurna di kotak terlarang. Setelah berkali-kali peluang terbuang, MU unggul 1-0 di menit ke-33 lewat gol bunuh diri Manuel Almunia yang berupaya mentip bola hasil tembakan Nani. Tiga menit kemudian Arsenal kembali dikejutkan dengan serangan mematikan MU yang membuat gawang Almunia bergetar kali kedua. Lagi, Nani berkontribusi penting dengan memberikan assists kepada Rooney. Skor 2-0 untuk MU bertahan sampai jeda.
Di babak kedua, Arsenal mencoba menggempur pertahanan tim tamu. Namun, lagi-lagi MU memanfaatkan serangan balik dengan sempurna. Kali ini giliran Park Ji-Sung. Mendapat umpan lambung dari Darren Fletcher, Ji-Sung dengan dingin mengelabui Almunia. Skor 3-0. Pergantian pemain yang dilakukan Wenger baru membuahkan hasil 10 menit sebelum pertandingan usai. Gol balasan Arsenal terjadi ketika tendangan gunting Vermaelen diblok Jonny Evans. Sayangnya, bola berbelok arah dan mengecoh Van der Sar. Skor 3-1. Gempuran Arsenal tidak mampu membuat gol tambahan meskipun pertandingan ditambah injury time selama lima menit. Skor 3-1 untuk MU bertahan sampai bubaran.
Susunan Pemain:
Arsenal: Almunia, Sagna (Bendtner), Gallas, Vermaelen, Clichy, Fabregas, Song Billong (KK), Denilson (Walcott), Nasri, Arshavin, Rosicky (Eboue).
MU: Van der Sar, Rafael Da Silva, Jonathan Evans, Brown, Evra, Scholes (Giggs), Carrick, Fletcher, Nani (Berbatov), Rooney, Park (Valencia).
Wasit: Chris Foy.
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












