MUI: 2012, Misi Terselubung Agama Tertentu
Majelis Ulama Indonesia (MUI) semakin gencar mengkritik film ”2012”. Tak main-main, film garapan sutradara Jerman, Roland Emmerich itu dianggap sebagai film propaganda agama tertentu.
Film “2012” memang menampilkan kehancuran beberapa bangunan tempat ibadah. “Film itu misi terselubung atau propaganda dari agama tertentu,” ujar Amidhan, ketua MUI, Rabu (18/11).
Kata Amidhan, “2012” adalah sebuah propaganda karena menampilkan visual bangunan yang mirip masjid hancur. Sementara, di sisi lain bangunan gereja tidak dihancurkan oleh sang sutradara. Sekadar informasi, bangunan berkubah di film itu adalah St Peter’s Basilica yang berada di Vatikan.
“Ada gambar kubah yang hancur,” jelas Amidhan yang sudah menyaksikan langsung film tersebut.
Pernyataan Amidhan itu pun berlawanan dengan pengakuan sang sutradara Roland Emmerich. Dalam wawancaranya dengan Guardian beberapa waktu lalu, Roland mengaku tidak berani menghancurkan simbol agama Islam di film garapannya.
Awalnya Roland memang berniat untuk menampilkan visual kehancuran simbol-simbol penting di dunia termasuk Ka’bah. Namun Roland mendapat peringatan dari penulis naskahnya kalau ia tidak bisa melakukannya dengan simbol agama Islam. “Penulis naskah Harald Kloser bilang kalau kamu melakukannya pada simbol itu kamu bisa terkena fatwa.” Akhirnya, jadilah film tanpa kehancuran Ka’bah.
Popularity: 1% [?]
**Selamat Datang di MedanTalk, Download Medan Talk BlackBerry Launcher. Juga Daftar Gratis untuk info Medan terbaru dan/atau gunakanRSS feed Silakan berikan komentar anda di posts**













Juve Says:
haddoooooh, makanya nonton dulu baru ngomong.
jelas2 bangunan bentuk kubah yg ancur itu gereja vatikan, bukan mesjid
bikin malu aja, ngomong ga jelas tapi salah
Posted on November 19th, 2009 at 10:37 AM
Nus Says:
waw.. pemikirannya sempit banget yak, negatip thinking melulu sih nggak heran kalo mindsetnya mikirin yg jelek-jeleeeek terus.
Posted on November 19th, 2009 at 6:12 PM
Agus Says:
Jelas2 gak berbau sara kok di larang ? Aneh !
Posted on November 21st, 2009 at 7:41 PM
blablablah Says:
malu2in banged. pake nuduh agama lain *yang sudah jelas merujuk ke agama apa,s emua oran gjuga tau dia nuduh agama yang mana* gak usah bertanya2 lagi kenapa indonesia gak maju2!!!
Posted on November 21st, 2009 at 7:51 PM
AB Says:
Menurut saya lebih baik di tonton, namun jangan percaya ramalannya, dan mereka juga tidak memojokkan agama2 lainya, yang kita bayangkan seharusnya, kejadan kiamat yg sesungguhnya pasti lebih dahsyat dari yang ada di film, Kekuasan Allah untuk menghancurkan bumi apabila dikehendaki akan lebih mudah dan lebih mengerikan…, justru apabila fikiran kita positif kita akan lebih takut lagi kepada Allah,
peace
Posted on November 22nd, 2009 at 12:32 AM
mw Says:
ehm…
g msk akal bgt d…
film indo tu byk yg g mutu…
toh tetap ditayangkn…
ni alasan larangan maenny pun dibuat2 kale…
vatikan hancur…
kuil di tibet jg hancur…
nmny jg film kiamat…
tu mengajarkn kt bier tobat…
bs lbh peduli ma lingkungan…
gt…
Posted on November 22nd, 2009 at 3:01 PM
hari Says:
Kacau indonesia ini, kalo mau larang. Larang juga mama lauren sekalian. Kok bego amit yah. Film yg tujuannya menghibur dan mengilustrasikan kira2 kiamat spt apa malah jd bahan kritikan agama tertentu. Aneh. Film ini seharusnya menyadarkan agar manusia atau seluruh umat utk bersatu dan berdoa dan bertobat
Posted on November 22nd, 2009 at 3:20 PM
no name Says:
Makanya MUI ntn dl. . Jgn asal2 ngomong. . Jelas2 yg ancur keliatan ancur gereja. . Ka’bah malah ga d liatin. . Sutradara nya jg tau diri. . Ga kyk MUI yg asal2 buat fatwa. .
Posted on December 1st, 2009 at 1:55 AM