Selain penggunaan chip, pengamanan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) diusulkan dilengkapi dengan penggunaan sidik jari. Usulan masyarakat ini direspon positif oleh Bank Indonesia (BI).
Demikian disampaikan Inspektorat/Ketua Pengawasan Perbankan Region Sumut & NAD, Iramady Irdja. Dikatakannya, BI merespon positif penggunaan sidik jari seperti diusulkan pakar Informasi Teknologi (IT), Ebenezer. “Kita dukung masukan dari saudara Eben untuk nanti kita sampaikan kepada BI Pusat,” ujar Iramady.
Iramady juga mengungkapkan, BI akan terus mensosialisasikan intermediasi perbankan agar masyarakat mengerti haknya. Selain itu service excellence juga harus ditegakkan baik kepada nasabah maupun perbankan.
“Kami tegaskan sekali lagi, BI mempersilahkan nasabah yang merugi akibat kejahatan perbankan termasuk pembobolan ATM mengadu langsung ke bank bersangkutan, karena tanggungjawab mereka,” ungkapnya.
Terkait banyaknya bank di Medan yang masih memasang CCTV atau kamera pengintai untuk mengamankan aktifitas di kantor bank termasuk di dalam ATM, Iramady menegaskan, BI akan menegur bank dimaksud. “Penggunaan CCTV itu adalah kewajiban bagi semua bank, tak terkecuali. Hal ini sudah peraturan,” kata Iramady. (Laporan: Fuzi)
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












