Momen Imlek bertepatan dengan perayaan Valentine ternyata berbuah manis bagi hotel-hotel di Kota Medan. Pasalnya, seiring kian dekatnya perayaan Tahun Baru Cina dan hari kasih sayang tiba, tingkat hunian kamar hotel cukup meningkat pesat, bahkan mencapai di atas 70%.
“Okupansi hingga saat ini sudah 70 persen dan untuk Imlek malah sudah full booking,” ucap Handajani Susilaning Rahayu Public Relation JW Marriott, Selasa (9/2), di Medan.
Handajani mengungkapkan, pemesanan kamar malah sudah terjadi rata-rata sejak sebulan dan dua minggu terakhir. Tingginya pemesanan kamar dipicu rangkaian dua momen Imlek dan Valentine sama-sama bertepatan jatuh pada tanggal 14 Februari.
Handjani menuturkan, pihak hotel merasa diuntungkan mengingat dua momen itu dirayakan bertepatan pada hari Minggu. Para tamu yang kebanyakan berasal dari Kota Medan, memilih menginap di hotel untuk merayakan perayaan sakral bagi masyarakat Tionghoa sekaligus momen Valentine. Pihak JW Marriott juga menyiapkan paket-paket menarik kepada tamu.
“Kebanyakan tamu yang reservasi dari Medan. Tampaknya, hari libur nanti benar-benar dimanfaatkan buat kumpul keluarga penuh,” ujar wanita berambut panjang ini.
Kondisi sama juga dilontarkan Andre Rolland, GM Hotel Arya Duta ketika ditanyakan tingkat okupansi di hotel berbintang berlokasi di Jalan Maulana Lubis tersebut. Kian pulihnya perkembangan ekonomi Sumut berdampak positif terhadap tingkat hunian kamar di angka 70%.
“Tingkat okupansi hotel masih stabil, di mana tahun ini lebih baik ketimbang tahun sebelumnya. Ekonomi semakin meningkat dan prospeknya lebih baik. Peningkatan ada sekitar 65-70 persen,” jelas dia.
Untuk tahun ini, sebut dia, Arya Duta menyediakan paket khusus meyambut Imlek bersama keluar yakni Lunar New Year Festive, pada malam tanggal 13 Februari dengan harga dimulai dari Rp 222 ribu hingga Rp 388 ribu per orang.
Jika pemesanan kamar hotel di Kota Medan cukup menggembirakan pada Imlek tahun ini, kondisi sedikit berbeda dialami hotel di luar kota terutama kawasan wisata seperti Parapat relatif lebih sepi
“Tahun ini tak terlalu banyak, karena posisi hari raya pas hari mingu. Jadi liburan Imlek tak panjang. Malah jauh di bawah tahun lalu,” jelas GM Hotel Niagara Cahyo Pramono, tanpa menyebut secara detail berapa penurunan jumlah tamu yang dimaksud.
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












