Permintaan kendaraan bermotor roda dua naik tajam saat Ramadan dan menjelang Lebaran. Bahkan penjualan sepeda motor roda dua mencapai di atas 40 persen memasuki sepekan bulan puasa. Diperkirakan permintaan akan mengalami puncaknya sepekan jelang Lebaran tiba.
“Permintaan melebihi persediaan dari yang kita perkiraan. Bahkan, jika dibandingkan biasanya, permintaan sepeda motor merek Yamaha hampir mencapai 50 persen,” ucap Manager Promosi PT Alfa Scorpii Yong Ting Li, di Medan, Rabu (18/8).
Meski enggan menyebut berapa angka penjualan yang dimaksud, namun dibandingkan tahun lalu, trend penjualan tahun ini dirasakan jauh lebih baik. Dia juga mengatakan, bahwa ramadan tahun ini, pasar sepeda motor roda dua lebih bertumbuh.
“Yang pasti, kalau barang ada, langsung diantar. Stok pun langsung habis. Permintaan terbanyak dari konsumen adalah tipe motor matic dan bebek. Makanya penjualan di dua tipe itu paling naik,” jelas Yong.
Dia menjelaskan, terdongkraknya pasar kendaraan roda dua tak bisa dipungkiri karena tradisi pulang kampung di saat Lebaran tiba. Saat mudik, lanjut Yong, warga lebih menyukai menggunakan kendaraan pribadi, bersama keluarga ketimbang harus menyewa.
Diakuinya, naiknya grafik permintaan tak lepas dari stabilnya harga penjualan, di samping berbagai program promo khusus selama ramadan dilancarkan dealer. Selain itu, suku bunga leasing perusahaan pembiayaan, juga tak bergerak dari posisi saat ini hingga mendorong konsumen membeli kendaraan bermotor.
Marketing Manager CV Indako Trading Co. Leo Wijaya juga mengakui permintaan motor roda dua naik tinggi saat Ramadan tahun ini. Meski tak setajam kompetitornya, namun permintaan sepeda motor Honda naik mencapai 15 persen dari kondisi normal. “Permintaan memang naik di kisaran 10-15 persen dari hari biasa. Puncaknya diperkirakan sepuluh hari sebelum Lebaran, di mana bisa mencapai 30 persen,” ucap Leo.
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












