
Penyerahan berkas lamaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2009 masih sekitar dua pekan lagi (13 November). Namun, hingga hari ini banyak peminat CPNS menyerbu para pedagang penjual kopian berkas lamaran CPNS. Satu set kopian dijual dengan harga rata-rata Rp 5.000.
Ratna boru Panggabean misalnya. Bersama sejumlah pedagang sejenis lainnya, Ratna menggelar lapaknya persis di depan pintu masuk stadion Teladan sebelah selatan ini. Menurutnya, sejak dua hari lalu dirinya sudah diserbu pembeli. Namun, dibandingkan tahun lalu, tahun ini daya beli sedikit menurun, ujarnya.
“Dibanding tahun lalu, ada penurunan pembeli. Lihatlah, makin banyak aja yang berjualan kopian Format CPNS di kawasan ini. Saya jual kopian ini harganya tergantung pembelinya. Kalau beli banyak, misalnya empat hingga lima lembar, saya jual Rp 4.000 per set. Kalau dia beli lebih banyak lagi, misalnya untuk dijual kembali, bisalah Rp 3.000 per set,” ujar Ratna.
Memang, di lokasi itu saja ada sejumlah pedagang berkas lamaran serupa. Misalnya lagi, Syaiful. Sehari, Syaiful mengaku mendulang omset hingga mencapai Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribuan. “Lumayanlah bang, rata-rata sehari, omset bisa mencapai 200 ribu hingga 300 ribu,” katanya sambil tersenyum.
Menurut Syaiful, mereka memperoleh skrip aslinya dengan cara membeli dari narasumber atau lewat internet. Dokumen itu lalu diperbanyak dengan cara difotocopy. Dengan modal sebesar Rp 1.650 untuk setiap set dokumen, dia bisa menjualnya dengan harga mencapai Rp 5.000. Satu set berkas itu berisi sebanyak enam hingga 11 lembar kertas.
Syaiful juga menjual contoh soal ujian CPNS tahun sebelumnya. Setelah dijilid, berkas itu dijual dengan harga bervariasi, antara Rp 10.000-Rp 35.000 per jilid.
Menurut para pedagang, umumnya pembeli merupakan para pengangguran dengan title Sarjana (S-1) dari berbagai disiplin ilmu. (Laporan: Fuzi)
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












