Seorang pencuri sepedamotor tertangkap basah saat sedang beraksi di Simpang Limun, Jalan Sisingamangaraja Medan, Senin lalu. Ia lalu babak belur diamuk massa.
Si tersangka, Ar (17), penduduk Jalan AR Hakim, langsung mendapat pukulan dan terjangan dari puluhan massa yang kalap. Syukur, personil Polsekta Medan Kota yang sedang melintas di lokasi kejadian bisa menyelamatkan nyawanya.
Senin itu, Suprayitno (24), penduduk Jalan Ampera 7, Kelurahan Glugur Darat, Medan, memarkirkan sepedamotornya di depan salah satu perusahaan penjualan kendaraan roda dua.
Melihat target empuk tanpa penjagaan, AR tergiur. Ia pura-pura duduk di jok sepedamotor milik Suprayitno. Diam-diam, ia mengeluarkan kunci T, alat yang biasa digunakan pencuri sepedamotor, yang selalu dibawanya untuk membuka kunci stang motor itu. Stang terbuka, namun Suprayitno melihat aksi tersangka dan langsung berteriak.
Mendengar teriakan korban, massa langsung mengejar AR. Begitu dapat, ia langsung menjadi bulan-bulanan pukulan serta tendangan. Tubuhnya lebam-lebam dan mengeluarkan darah. Saat polisi melintas, ia pun diboyong ke Polsekta Medan Kota.
Kepada polisi, AR mengaku sudah sering mencuri sepedamotor di berbagai wilayah Poltabes Medan, termasuk di Deliserdang. “Dari penyidikan sementara, tersangka mengaku di wilayah Polsekta Medan Kota saja sudah 4 kali melakukan curanmor, selain itu juga di wilayah Medan Baru, Medan Area, Delitua, Patumbak dan Tanjungmorawa,” tutur Kapolsekta Medan Kota AKP Amri Z didampingi Kanit Reskrim Iptu S.Simaremare. (Sumber: analisa)
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












