Merasa dirugikan akibat semakin bebasnya angkutan dari luar Medan masuk ke dalam Kota Medan, puluhan sopir angkutan kota (angkot) KPUM 64 jurusan Terminal Amplas-Pinang Baris menggelar unjuk rasa di Jalan Gatot Subroto, Senin (8/3) pagi.
Angkutan luar Medan yang diprotes itu adalah berasal dari Langkat dan Binjai. “Invasi” ini disebut sudah berlangsung selama lima tahun tanpa ada tindakan Dinas Perhubungan Kota Medan dan Satlantas Kota Medan.
“Sebaiknya Pemko dan DPRD Medan memperhatinkan permasalahan ini, sehingga tidak merugikan sopir KPUM,” kata Pimpinan aksi M Ambarita. Mereka meminta instansi terkait untuk melakukan penertiban dan penindakan terhadap angkutan dari luar Medan itu. Jika instansi berwenang tak mengambil tindakan, para sopir KPUM 64 mengancam akan unjuk rasa di Pemko dan DPRD Medan, tentu saja dengan jumlah massa yang lebih besar.
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail










