Setelah Program Konversi Minyak Tanah ke Gas di Sumut berjalan selama setahun, terjadi peningkatan permintaan LPG 3 kg oleh masyarakat. Terjadinya peningkatan ini, menjadi indikator tingginya animo masyarakat untuk menggunakan LPG.
Menurut Ast. Customer Relation – External Relation, Pertamina Pemasaran BBM Retail Region I, Rustam Aji, pada bulan September kemarin, penyaluran LPG 3 kg di Sumatera Utara sebesar 7.161 metric ton (MT).
Jumlah ini meningkat tipis dibandingkan penyaluran bulan Agustus sebanyak 7.152 MT. Selain karena adanya peningkatan menjelang Lebaran pada September kemarin, peningkatan konsumsi ini seiring dengan kesadaran masyarakat akan kelebihan penggunaan LPG. Saat ini telah didistribusikan 1.750.351 paket perdana di Sumut, meliputi tahap I dan II.
“Sejak dimulainya konversi sampai dengan saat ini Pertamina secara rutin terus melakukan kegiatan sosialisasi, baik melalui media cetak dan elektronik maupun langsung kepada masyarakat bekerja sama dengan beberapa lembaga,” jelas Rustam Aji, seperti dikutip dari siaran pers Pertamina, Senin (4/10/2010).
Dijelaskannya, Pertamina secara rutin juga melakukan pengawasan dan pembinaan ke lembaga penyalur, untuk memeriksa tabung LPG yang beredar serta memberikan pemahaman aspek keselamatan LPG. Untuk itu, Pertamina menghimbau masyarakat untuk melakukan pembelian LPG kepada lembaga penyalur resmi Pertamina (agen/pangkalan). Saat ini, di Sumut terdapat sedikitnya 170 agen dan 1.700 pangkalan LPG 3 kg yang resmi.
“Pertamina berharap agar masyarakat juga teliti dan hati-hati dalam mengamati dan mengawasi peredaran tabung gas LPG 3 Kg yang ada di lingkungan sekitar. Seluruh elemen masyarakat diharapkan untuk saling mengingatkan dan saling memberi informasi mengenai pengetahuan dan keamanan LPG 3 Kg. Segera laporkan ke aparat Kepolisian apabila melihat dan mendapati tindak penyelewengan LPG dengan cara ‘menyuntik’ untuk mengurangi isi LPG 3 Kg yang Ilegal,” demikian siaran pers Pertamina.
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












