4
February , 2012
Saturday
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>

Penutupan 16 Bank Hanya Isu

Posted by Fuzi | Medan Talk On February - 18 - 2010

Kalangan pengusaha di daerah ini sedang resah. Ada isu dan kasak-kusuk yang menghembuskan akan ada penutupan 16 bank swasta. Isu ini tentu saja membuat pusing para pengusaha, apalagi peristiwa serupa pernah terjadi pada 1 November tahun 1997 lalu. Ketika itu, pemerintah menutup 16 bank.

“Kabar ini sangat meresahkan, apalagi sudah mulai beredar dari mulut ke mulut,” kata seorang pengusaha yang minta namanya tidak disebutkan. Si pengusaha kini kelimpungan. Malah, ia sudah berencana untuk “mengamankan” dananya yang terparkir di beberapa bank swasta di Medan.

Sebelum bola panas ini menjadi liar, medantalk.com meminta klarifikasi dari Bank Indonesia (BI) sebagai pemegang hak kontrol/pengawas perbankan nasional.

BI Medan regional Sumut dan NAD menegaskan bahwa kabar ini adalah isapan jempol. Kepala Bidang Ekonomi dan Moneter BI Medan, Maurids H Damanik, Kamis (18/2), mengatakan isu ini tidak benar.

Menurut Damanik, kondisi perbankan Sumut kinerjanya sampai Desember 2009 cukup baik dan stabil. Baik dilihat dari dari kinerja asset, Loan to Deposit Rate (LDR), penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), penyaluran kredit hingga kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) yang masih dalam batas warning BI Pusat (5%).

Begitupun, ia menjelaskan, pengawasan BI Medan meliputi lingkup kerja perbankan di wilayah Sumut dan NAD. Hak kontrol BI Medan sebenarnya hanya kepada bank lokal seperti Bank Sumut dan Bank Mestika. Mengenai kebijakan penutupan bank itu wewenang Bank Central (BI Pusat).

“Jadi semua kebijakan secara nasional sifatnya, itu sudah lingkup pengawasan Bank Central (BI Pusat) dan termasuk juga dalam hal menutup sebuah bank,” ujarnya.

Kondisi ini mirip saat penutupan 16 bank pada 1 November 1997, yang berujung pada remuknya perekonomian Indonesia. Awalnya, penutupan bank ini dimaksudkan untuk mengembalikan kepercayaan terhadap bank. Tapi belakangan ternyata mengakibatkan keadaan sebaliknya. Kepercayaan masyarakat pada bank-bank nasional runtuh.

Masyarakat menjadi panik dan khawatir akan terjadi pencabutan izin usaha berikutnya. Apalagi tidak ada program penjaminan simpanan atas keamanan dananya di perbankan. Ini mendorong masyarakat menarik simpanan dari perbankan secara besar-besaran dan pemindahan simpanan dari satu bank yang dipandang kurang sehat ke bank lain yang dianggap lebih sehat.

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

1 Response

  1. fia Says:

    Benar kok…. 16 bank kasnya tutup jam 15.30 buka lagi besok jam 8.00.. suerrrrrr…. hehehhe

    Posted on July 6th, 2010 at 6:24 PM

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.