Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri akhirnya mengungkap bahwa komplotan perampok Bank CIMB Niaga Medan yang terjadi 18 Agustus lalu, terkait dengan jaringan terorisme. Ini sekaligus menjelaskan mengapa tim elit Polri Densus 88 Anti-Teror dilibatkan dalam penangkapan tersebut.
Hal ini diungkapkan Kapolri dalam keterangan pers, Senin (20/9) malam, menyusul penangkapan oleh Densus 88 di Tanjung Balai, Belawan (Sumut) dan Lampung. Kapolri secara langsung menunjukkan bahwa foto-foto perampok Bank CIMB Niaga adalah orang-orang yang sama dengan yang dibekuk Densus 88.
Menurut Kapolri, kawanan ini meruakan para pelaku yang juga terlibat dalam sejumlah perampokan di berbagai tempat di Sumatera Utara, dengan sasaran utama sejumlah bank dan money changer.
“Kelompok ini yang juga merampok di Bank Sumut pada 30 April 2010,” kata Kapolri.*
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












