10
February , 2012
Friday
jjgrosir
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>
Posted by Frans | Medan Talk On December - 28 - 2009

jjgrosir

Perdagangan Bebas ASEAN-China (AC-FTA) kini menjadi momok menakutkan bagi kalangan produsen lokal. Kali ini menimpa produsen ban. Mereka kini ketar-ketir menyambut berlakunya perdagangan bebas ini. Para pabrikan lokal ini yakin, ketika AC-FTA berlaku, jutaan ban buatan China akan membanjiri pasar Indonesia.

Kekhawatiran semacam ini, memang, tidak mengada-ada. Sebab, sebelum perjanjian ini diteken, sudah ada jutaan ban buatan China yang mengelinding ke pasar lokal, baik secara resmi maupun yang ilegal.

Menteri Perindustrian, Oktober lalu, mensinyalir adanya ban China dan India yang beredar di tanah air, Jumlahnya diperkirakan sekitar 2 juta unit dengan kualitas di bawah SNI (Standar Nasional Indonesia).

Ini bukan berita baru sebenarnya. Maklum, sudah sejak empat tahun lalu, ban buatan negeri panda ini beredar tanpa dokumen resmi. Makanya tidak mengerankan jika AC- FTA dipandang sebagai momok yang menakutkan.

“Anehnya, pemerintah seakan tidak peduli kalau kesepakatan perdagangan bebas ini mengancam industri dalam negeri,” kata seorang pengurus Asosiasi Produsen Ban Indonesia (APBI).

Padahal dampak dari AC-FTA ini diprediksi akan besar sekali. Dari 350 juta unit ban yang diproduksi China, sekitar 11 juta di antaranya diduga bakal membanjiri Indonesia. Pasti laris, karena harganya yang sangat miring.

Mestinya, kata sang sumber, Pemerintah Indonesia tak perlu malu-malu untuk melindungi industri lokal. Contohnya seperti yang dilakukan pemerintah AS September lalu, yang menerapkan bea masuk atas ban China sebesar 35-55%.

Asal tahu saja, kebijakan itu diambil atas usulan serikat pekerja setelah terbukti dalam lima tahun ban China mengakibatkan tutupnya pabrik ban di lima negara bagian. Nah, apakah Pemerintah Indonesia menunggu keadaan menjadi separah itu? (Sumber: inilah/ foto: int)

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can leave a response, or trackback from your own site.

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.