Rabu (23/12), Dahlan Iskan resmi dilantik menjabat Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (PLN). Namun, pelantikan itu menuai penolakan dari pekerja yang tergabung dalam serikat pekerja PT PLN Wilayah Sumut. Lho, apa pasal?
“Kami menolak, karena dia bukan orang dalam yang ngerti sistem kelistrikan,” tegas Raidir Sigalingging, Ketua DPD Serikat Pekerja PT PLN Wilayah Sumut, Rabu (23/12) di Medan. Dahlan Iskan sendiri memiliki latar belakang di media massa, yakni CEO Jawa Pos Grup.
Raidir menjelaskan, meski pemerintah bersikeras memilih Dahlan Iskan, ia yakni akan timbul konflik of interest ke depannya. “Dia punya pembangkit di Kalimantan Timur. Kalau dia terpilih, nantinya itu pasti dibeli PLN, maka akan ada ‘conflict of interest’ di sana. Dan jika pemerintah memaksakan kehendak, maka akan timbul ketidakharmonisan antara pekerja dengan manajemen,” ucapnya bernada keras.
Saat ditanyakan apakah pekerja berencana melancarkan aksi demonstrasi sebagai bentuk protes terpilihnya Dahlan Iskan sebagai dirut mengantikan Fahmi Mochtar, Raidir tak bersedia menjawabnya. Dia hanya mengatakan, saat ini pihaknya menunggu komando dari DPP.
“Kita tunggu perintah dari DPP. Lihat saja nanti,” jawabnya singkat.
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












