Peristiwa Bunuh Diri Tak Halangi Warga ke Mall
26/04/2010 in Business, Medan Talk
Meski aksi bunuh diri sudah marak terjadi di mall, namun hal itu tidak serta menghalangi niat orang untuk pergi ke tempat belanja yang dikenal elit dan lebih berkelas itu.
Hal itu diakui Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia Sumatra Utara (APPBI), Paulus Tamie. Paulus menjelaskan, berdasarkan kejadian serupa sebelumnya yang terjadi di Medan, seperti saat peristiwa bunuh diri di Thamrin Plaza Medan pada Desember 2009, kunjungan warga Medan ke mall memang sempat menurun.
“Namun, itu sifatnya hanya sementara saja. Setelah itu balik lagi seperti awal. Meskipun memang peristiwa bunuh diri di mall sering terjadi belakangan ini, bukan berarti membuat orang takut ke mall,” ujar Paulus kepada MedanTalk.com, di Medan, Minggu (25/4).
Paulus sendiri enggan berkomentar mengapa belakangan ini mall sering dijadikan sebagai tempat bunuh diri. “Saya no comment soal itu…,” kata Paulus. “Yang jelas, peristiwa ini sangat disayangkan sekali. Harusnya mall bukan untuk tempat mengakhiri nyawa,” sambungnya.
Hal senada dikatakan General Manager Millenium Plaza Medan, Herry Zulkarnain. Herry yang juga merupakan Sekretaris Umum APPBI Sumut mengatakan, samasekali tidak mempengaruhi kunjungan masyarakat ke mall.
“Yang menentukan orang datang ke mall itu cuma harga. Orang tetap akan berlomba ke mall kalau ada penawaran harga produk yang menarik,” ujarnya.
Soal pengamanan di mall, ujar Herry, pihak mall sejauh ini menerapkan sistem pengamananan sesuai standard. “Kalau peristiwa bunuh diri, itu di luar kontrol petugas keamanan. Logikanya, tidak mungkin setiap aktivitas yang dilakukan pengunjung mall selalu diawasi petugas pengamanan,” katanya.
Popularity: 2% [?]













Sopyan Dedi Anggara said on 26/04/2010
gW ngedukung pihak mall tsb, atas kejadian bunuh diri yg belakangan ini sering terjadi di mall,..karena Tidak semua kegiatan konsumen dimall diawasi,..tapi alangkah baiknya jika tindakan konsumen tersebut diperhatikanoleh pihak keamanan maupun cctv, jika ditemukan atau terpantau,.hal2 yg mencurigakan, yg dilakukan konsumen di mall, misalnya: 1.seorang konsumen itu berdiri berlama-lama di depan escalator,..2..seorang konsumen jika berada di lantai atas, paling tidak dilantai 2, 3,4,dan seterusny..,.menunjukan kegiatan atau gejala tindakan yg mencurigakan, misalnya: disamping besi pembatas dan melihat-lihat kebawah terus,.bisa jadi konsumen tsb ingin melakukan bunuh diri, dgn cara terjun bebas kebawah,,………,for medantalk,: thanks