Setelah Program Konversi Minyak Tanah ke Gas di Sumut berjalan hampir setahun ini, terjadi peningkatan permintaan LPG 3 kg oleh masyarakat. Terjadinya peningkatan ini, menjadi indikator tingginya animo masyarakat untuk menggunakan LPG.
Demikian dijelaskan Rustam Aji, Asisten Customer Relation – External Relation Pertamina Pemasaran BBM Retail Region I, seperti pada siaran pers Pertamina belum lama ini.
Rustam Aji menjelaskan, pada bulan April 2010 kemarin, penyaluran LPG 3 kg di Sumatera Utara rata-rata telah mencapai 290 metric ton (MT) per hari. Jumlah ini naik dari penyaluran Maret sebesar 281 MT/hari, dan penyaluran Februari sebesar 253 MT/hari. Peningkatan konsumsi ini seiring dengan penggunaan LPG 3 kg di masyarakat. Saat ini telah didistribusikan 1.750.351 paket perdana di Sumut, meliputi tahap I dan II.
Untuk memenuhi pasokan LPG, Pertamina memiliki Depot Pangkalan Susu dengan kapasitas LPG sebanyak 6.000 MT, dan Depot LPG Filling Plant Tandem dengan kapasitas 350 MT. Di Sumut juga telah beroperasi 7 (tujuh) SPPBE (Stasiun Pengisian & Pengangkutan Bulk Elpiji) dengan kapasitas 40 – 100 MT. Sedangkan dalam pendistribusiannya, di Sumut terdapat 172 agen dan 1.655 pangkalan LPG 3 kg.
Sejak dimulainya konversi sampai dengan saat ini Pertamina telah secara rutin melakukan kegiatan sosialisasi yang meliputi aspek pengenalan material konversi, tata cara penggunaannya, termasuk peningkatan awareness akan aspek safety dalam penggunaan LPG. Proses sosialisasi ini telah dilakukan secara paralel juga oleh konsultan distribusi pada saat penerimaan paket perdana serta juga Pemerintah (dalam hal ini Dirjen Migas).
Pertamina secara rutin melakukan pengawasan ke lembaga penyalur LPG, untuk memeriksa tabung LPG yang beredar. Pemeriksaan juga dilakukan pada waktu dilakukan pengisian tabung LPG di SPPBE dan depot. Hingga saat ini, di Depot LPG Filling Plant Tandem telah diamankan lebih dari 770 tabung LPG 3 kg yang diduga ilegal. Tabung tersebut diduga ilegal, karena nomor seri yang terdapat di bagian atas tabung, tidak terdaftar di data base Pertamina, namun beredar di wilayah Sumatera utara.
Pertamina juga mendistribusikan rubber seal secara gratis ke pangkalan-pangkalan daerah konversi. Hal ini dilakukan terkait adanya perilaku konsumen yang sering melepas rubber seal di dalam valve tabung, padahal hal tersebut tidak perlu dilakukan.
Langkah-langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang berhubungan dengan penggunaan LPG. Pertamina berkomitmen untuk lebih meningkatkan sosialisai cara penggunaan LPG yang benar, disamping juga tetap memperhatikan aspek-aspek HSE (Healthy and Safety Environment) serta quality control. Bagi yang masih belum jelas dalam penggunaan LPG 3 KG, masyarakat dapat menghubungi Contact Pertamina di nomor 500000 (langsung dari PSTN, atau menambahkan kode area bagi pengguna GSM).
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












