9
February , 2012
Thursday
jjgrosir
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>
Posted by Dedi Coky | Medan Talk On March - 4 - 2010

jjgrosir

Setelah Program Konversi Minyak Tanah ke Gas berjalan hampir setahun ini, terjadi peningkatan permintaan LPG 3 kg oleh masyarakat. Hal itu diungkapkan oleh salah satu agen LPG 3 kg, Parlindungan Napitupulu, di gudang penyimpanan tabung elpiji 3 kg miliknya, Jl. SM Raja Medan, Rabu siang (3/3) kemarin.

Seperti dalam siaran pers Pertamina Pemasaran BBM Retail Region I, Kamis (4/3), terjadinya peningkatan ini, disebabkan animo masyarakat untuk menggunakan LPG terus meningkat.

Menurut Parlindungan, ketika awal konversi hingga sekarang peningkatan permintaan terus naik hingga 4 kali lipat dari sebelumnya. “Awalnya permintaan konsumen di agen kami hanya sekitar 500 tabung per hari. Di bulan Januari kemarin sudah mencapai 1.500 tabung, bahkan sekarang bisa 2.000 tabung setiap harinya,” ujarnya sembari memeriksa tabung Elpiji 3 kg.

Napitupulu yang sebelumnya menjadi agen minyak tanah, juga mengungkapkan bahwa konversi LPG ini sudah berjalan cukup baik. “Sudah cukup baik konversi ini, dan sosialisasi yg dilakukan sudah dipahami oleh masyarakat,” tambahnya.

Agen yang menyalurkan LPG 3 kg ke 32 pangkalan binaannya ini mengharapkan agar masyarakat jangan terlalu percaya terhadap isu-isu yang negatif, sehingga terjadi kekhawatiran di kalangan masyarakat mengenai keamanan penggunaan kompor gas. Menurutnya, terjadinya kecelakaan tersebut biasanya disebabkan kecerobohan si pengguna elpiji tersebut.

Seperti disampaikan sebelumnya, konsumsi LPG 3 kg di Sumatera Utara terus naik setiap bulan. Berdasarkan data dari Pertamina Gas Domestik region I, pada bulan Februari kemarin (23 hari kerja), konsumsi rata-rata sebanyak 255 ton/hari. Ini meningkat dibanding penyaluran Januari (24 hari kerja) sebesar 245 ton/hari.

Peningkatan konsumsi ini seiring dengan penggunaan LPG 3 kg di masyarakat. Per Februari 2010, distribusi untuk tahap II di 8 (delapan) kabupaten kota juga sudah selesai, sebanyak 714.330 paket perdana. Sehingga total distribusi tahap I dan II di Sumut telah mencapai 1.750.351 paket perdana.

Untuk memenuhi pasokan LPG, Pertamina memiliki Depot Pangkalan Susu dengan kapasitas LPG sebanyak 6.000 MT, dan Depot LPG Filling Plant Tandem dengan kapasitas 350 MT. Di Sumut juga telah beroperasi 3 (tiga) SPPBE (Stasiun Pengisian & Pengangkutan Bulk Elpiji) khusus 3 kg, sedangkan 2 SPPBE lagi sudah siap beroperasi. Kelima SPPBE 3 kg tersebut adalah sebagian dari 15 SPPBE yang telah memiliki ijin prinsip untuk dibangun di Sumatera Utara.

Selain itu, 3 SPPBE lama yang sebelumnya melayani kemasan 12 kg dan 50 kg, juga diperbantukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Sedangkan dalam pendistribusiannya, di Sumut terdapat 185 agen dan 1.546 pangkalan LPG 3 kg.

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.