Berawal dari hobi mengoleksi kelinci hias, seorang warga di Mojokerto, Jawa Timur, berhasil mengembangkan hobi tersebut menjadi peternakan kelinci hias. Rahmad Basuki, warga Sidomulyo, Kecamatan Bangsal, mengaku tidak menyangka jika kini dia sudah menjadi peternak dengan omzet jutaan rupiah.
Untuk pemeliharaan, kualitas kebersihan kandang tidak pernah luput dari pengawasan Rahmad. Selain itu, kelinci hias membutuhkan rumput serta makanan tambahan berupa konsentrat dan vitamin. Jika kelinci sudah berumur tujuh bulan, waktunya untuk dikawinkan agar terus berkembang biak. Setiap induk betina mengalami tiga kali masa kawin dalam setahun dan dapat melahirkan tujuh hingga 12 ekor kelinci.
Berbagai macam kelinci hias kini dapat ditemukan di peternakan milik Rahmad, di antaranya dutch, fuzylop, anggora Inggris, dwarf, dan kelinci impor lainnya. Dari koleksi yang ada, Rahmad rata-rata menjual Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu per pasang. Sedangkan setiap induk yang siap kawin dijual dengan harga Rp 1 juta hingga Rp 5 juta per pasang. (Sumber: liputan6)
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail













arimentez. Says:
saya mw nanya..kbenaran saya jg hobby dgn klinci…saya lgi jenis fuzyloop di medan…kira2 ada gk alamat peternak yg di medan menjualnya…sbelumnya trims..
Posted on September 3rd, 2010 at 3:30 PM