Pewushu Taolu Sumut Diharapkan Tampil Tanpa Beban
Sebelas pewushu taolu junior Sumut yang akan mengikuti Kejurnas di Yogyakarta 28 Juni hingga 2 Juli 2009, diharapkan tampil enjoy tanpa beban mental.
Ketua Umum Pengprov WI Sumut Master Supandi Kusuma menyampaikan harapannya tersebut melalui Ketua I Drs Chairul Azmi Hutasuhut MPd yang bersama Sekum Iwan Kwok hadir menyaksikan para atlet berlatih di Padepokan Yayasan Kusuma Wushu Indonesia (YKWI) Jalan Plaju Medan, Rabu (24/6) malam.
Dijelaskan, kejurnas kali ini jauh lebih berat. Pesertanya untuk nomor taolu mencapai 1200 orang. Bahkan sesuai informasi ada nomor pertandingan yang pesertanya lebih 100 orang. Namun tambah Chairul mengulangi pesan Master Supandi, hal tersebut jangan sampai membuat atlet menjadi takut apalagi terbebani. “Tampil enjoy saja. Anggap kalian bertanding di Padepokan YKWI. Jangan terpengaruh suasana sekeliling,” kata Chairul mengingatkan.
Chairul juga mengingatkan, kontingen Sumut pada Kejurnas nanti akan menjadi pusat perhatian provinsi lain. Hal ini karena Sumut adalah penyandang dua kali gelar juara umum secara berturut-turut, masing-masing Tahun 2006 di Semarang dan Tahun 2007 di Jakarta.Sementara Tahun 2008 tidak ada Kejurnas karena pelaksanaan Kejuaraan Dunia di Bali. Artinya, kontingen daerah lain ingin mematahkan tradisi juara Sumut.
Hal tersebut pesan Chairul kembali mengingatkan, jangan sampai para atlet terbebani. Karena Pengprov WI Sumut pimpinan Master Supandi Kusuma tidak mematok target khusus di event ini.”Yang penting kalian menunjukkan penampilan terbaik,” tambahnya.
Chairul juga mengingatkan pelatih lebih jeli agar stamina atlet tetap terjaga. Misalnya jika si atlet bertanding di nomor urut 90-an, tentu tidak perlu harus menyaksikan jalannya lomba. Pelatih Sandri Liong membenarkan pihaknya tidak mematok target muluk – muluk pada atlet, sebab 6 dari sebelas pewushu yang dikirim adalah muka-muka baru, bahkan baru kali ini mengikuti event nasional secara resmi.
Namun hal itu bukan berarti pihaknya akan membiarkan daerah lain untuk meraih gelar juara. “Kami memang berharap para atlet bisa tampil dengan kemampuan terbaik,” kata Sandri.
Sebelas pewushu Sumut yang dikirim mengikuti Kejurnas di Yogyakarta yakni: Yuliani Jurus Taiji Quan, pelajar SMA Methodis II Medan, Haris Horatius (Jurus Nan Quan, Nan Dao dan Nan Gun/SMP Methodis 2), Daniel Lam (Jurus Chang Quan, Qiang Shu, Jian Shu / SMP Sutomo I), Nicholas (Jurus Taiji Quan, Taiji Jian / SMP Sutomo I), Jodis (Jurus Chang Quan, Dao Shu, Gun Shun/SMP Methodis Binjai), Cynthia Cuaca (Jurus Chang Quan, Qian Shu/SD Methodist-3), Agus Setiawan (Jurus Taiji Quan/SMP Sutomo I),Threny Laird (Jurus Chang Quan, Gun Shu / SD Sutomo I), Felix Angka (Jurus Dao Shu / SD Sutomo I), Siti Novia Sari br Sitepu (Jurus Taiji Quan/SMP Negeri 23 Medan), Wilbert Sanjaya (Jurus Chang Quan, Chiang Shu/SD Methodist-2 Medan). Bertindak selaku Pelatih Sandry Liong dan Chen Wen Fu. Tim Wushu Sumut dijadwalkan bertolak menuju Yogyakarta, Sabtu (27/6) lusa. (Analisa)
Popularity: 1% [?]
**Selamat Datang di MedanTalk, Download Medan Talk BlackBerry Launcher. Juga Daftar Gratis untuk info Medan terbaru dan/atau gunakanRSS feed Silakan berikan komentar anda di posts**












