13
February , 2012
Monday
jjgrosir
Pamera mobil
macanlink-web-600px
blackberry shop
kartu diskon
kost modern medan
macan delivery
<< >>
Posted by Dedi Coky | Medan Talk On March - 10 - 2010

jjgrosir

Pink Floyd menuntut label EMI untuk membayar royalti yang tertunda. Memang, band legendaris Inggris ini sudah bubar, namun bukan berarti mereka tak bisa menuntut haknya kepada label yang dianggap bermain curang dalam mendistribusikan musik mereka.

Ceritanya, sekitar tahun 1998-1999, band yang sudah merilis 14 album itu bernegosiasi dengan EMI untuk menjual musik mereka secara online. Diwakili kuasa hukum Rupert Howe, Pink Floyd mengajukan tuntutan ke pengadilan London atas masalah tersebut.

Sesuai kontrak yang dimiliki Pink Floyd, lagu-lagu mereka akan dijual per album. Tapi, EMI malah menjualnya secara per track. Semenjak kontrak ditandatangani, karya mereka bisa dibeli lewat internet. Salah satunya adalah iTunes.

“Tak dijelaskan apakah perusahaan rekaman akan menjualnya langsung ke pelanggan atau melalui retail,” ujar Rupert, seperti dilansir NME, Rabu (10/3).

Sementara itu menurut pengacara EMI, Elizabeth Jones, kontrak yang dibuat dengan Pink Floyd tak mengatur penjualan online lagu mereka. Kasus ini sebenarnya sudah diajukan sejak April tahun lalu. Namun baru kini diproses.

Popularity: 1% [?]

Berita Cerita Berkaitan

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Silakan Berikan Komentar




Copyright by: MedanTalk.com | SiteMap | Twitter | Facebook | Contact | Supported by: MedanKu | Macan Group | All rights reserved Worldwide.