Perusahaan Listrik Negara (PLN) tak berani menjamin bahwa selama pelaksanaan bulan suci Ramadan, tidak terjadi pemadaman listrik. Pasalnya, perusahaan plat merah itu berdalih, pemadaman bisa saja dipicu faktor lain yang tidak bisa diprediksi seperti cuaca.
“Kita akan tetap upayakan (tak padam-red). Namun, kembali lagi kita tak bisa memprediksi adanya gangguan hingga berdampak pada pemadaman. Seperti faktor cuaca, hujan deras, sehingga pemadaman terpaksa terjadi,” ucap GM PT PLN (Persero) Wilayah Sumut Denny Pranoto, di Medan, Selasa (10/8) kemarin.
Denny menjelaskan, di tengah kondisi cuaca tak menentu saat ini, pihaknya telah berupaya melakukan antisipasi agar pemadaman bisa dihindari. Salah satunya dengan cara melakukan jadwal pemeliharaan mesin di sektor pembangkitan Belawan sebulan sebelum ramadhan tiba.
“Mudah-mudahan tidak ada gangguan berarti saat puasa nanti. Seperti yang diketahui, pasokan daya dan kebutuhan kita juga masih pas-pasan yakni 1.300 mega watt,” jelas Denny saat ditanyakan tentang kondisi kelistrikan Sumut dalam beberapa hari terakhir.
Hingga Rabu, (11/8) pemadaman masih terjadi di sejumlah daerah wilayah operasional perusahaan listrik tunggal itu. Mesti tidak berdurasi selama berjam-jam, namun ketika pemadaman terjadi, aktiftas pelanggan PLN cukup terganggu karena di jam sibuk.
Popularity: 1% [?]
RSS Feeds
Twitter
Facebook
E-Mail












