Polisi berhasil mengungkap aksi teror di kantor stasiun televisi swasta DAAI TV, PIK, Penjaringan, Jakarta Utara. Pelaku yang meneror akan meledakkan kantor DAAI TV via Facebook itu ditangkap di Sumatera Utara. . “Sudah ditangkap di Binjai tadi malam,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Hadiningrat kepada detikcom, Kamis (5/1/2017). . Tersangka bernama Willian ini ditangkap di Binjai, Sumatera Utara, oleh Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh AKBP Roberto Gomgom Pasaribu. Tersangka akan diterbangkan dari Medan, Sumatera Utara, via pesawat dari Bandara Kualanamu. . “Mungkin tiba di Jakarta sekitar jam empat sore nanti,” imbuh Wahyu. Sementara itu, saat ditanya soal motif pelaku, Wahyu belum mau mengungkapkannya. “Nanti akan dirilis,” sambungnya. Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan penyebaran berita hoax dan hate speech di internet menjadi perhatian polisi. . “Sesuai dengan perintah Pak Presiden, pelaku penyebar berita hoax akan ditindak tegas,” tegas Argo. Ancaman tersebut ditulis sebuah akun Facebook di dinding halaman fans pageFacebook DAAI TV. Pelaku menuliskan ancaman akan adanya bom di kantor televisi milik Yayasan Buddha Tzu Chi itu. Pelaku menuliskan ancaman tersebut sebanyak dua kali. Ancaman pertama dituliskan pada pukul 12.50 WIB dan ancaman kedua ditulis selang 3 menit kemudian, tepatnya pada pukul 12.53 WIB. . “I LOVE ISIS, Kami telah beri kejutan di 5 titik gedung DAAI TV. Hitungan 10 menit mulai dari sekarang,” tulisan ancaman pada wall Facebook DAAI TV. . “Bom akan meledak,” ancaman berikutnya yang di-posting pelaku di Facebook DAAI TV pada pukul 12.53 WIB. [Sumber: Detik.com

Polisi berhasil mengungkap aksi teror di kantor stasiun televisi swasta DAAI TV, PIK, Penjaringan, Jakarta Utara. Pelaku yang meneror akan meledakkan kantor DAAI TV via Facebook itu ditangkap di Sumatera Utara.
.
“Sudah ditangkap di Binjai tadi malam,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Wahyu Hadiningrat kepada detikcom, Kamis (5/1/2017).
.
Tersangka bernama Willian ini ditangkap di Binjai, Sumatera Utara, oleh Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh AKBP Roberto Gomgom Pasaribu. Tersangka akan diterbangkan dari Medan, Sumatera Utara, via pesawat dari Bandara Kualanamu.
.
“Mungkin tiba di Jakarta sekitar jam empat sore nanti,” imbuh Wahyu.

Sementara itu, saat ditanya soal motif pelaku, Wahyu belum mau mengungkapkannya. “Nanti akan dirilis,” sambungnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan penyebaran berita hoax dan hate speech di internet menjadi perhatian polisi.
.
“Sesuai dengan perintah Pak Presiden, pelaku penyebar berita hoax akan ditindak tegas,” tegas Argo.

Ancaman tersebut ditulis sebuah akun Facebook di dinding halaman fans pageFacebook DAAI TV. Pelaku menuliskan ancaman akan adanya bom di kantor televisi milik Yayasan Buddha Tzu Chi itu. Pelaku menuliskan ancaman tersebut sebanyak dua kali. Ancaman pertama dituliskan pada pukul 12.50 WIB dan ancaman kedua ditulis selang 3 menit kemudian, tepatnya pada pukul 12.53 WIB.
.
“I LOVE ISIS, Kami telah beri kejutan di 5 titik gedung DAAI TV. Hitungan 10 menit mulai dari sekarang,” tulisan ancaman pada wall Facebook DAAI TV.
.
“Bom akan meledak,” ancaman berikutnya yang di-posting pelaku di Facebook DAAI TV pada pukul 12.53 WIB.
[Sumber: Detik.com

MedanTalk: Talk of the Town, Berita Cerita Kota Medan selalu di Medan Talk

View in Instagram ⇒

Follow our social media: Instagram, Facebook & twitter @MedanTalk untuk berita dan cerita Kota Medan

Leave a Reply