Polusi Air, Pembunuh Spesies Terbesar
23/03/2010 in Sci-Tech
Jangan buru-buru memvonis bahwa perang menjadi sumber petaka dan kematian yang memilukan. Badan PBB pada Senin (22/3) mengatakan bahwa justru air yang terpolusilah yang lebih banyak membunuh manusia.
Laporan itu diluncurkan pada Senin seiring dengan peringatan World Water Day (Hari Air Sedunia), dengan perkiraan bahwa sekitar 2 miliar ton air kotor termasuk cemaran pupuk, limbah rumah dan industri mengotoroi sumber air minum dunia. Air kotor tercemar ini tentu saja menyebarkan penyakit dan kerusakan pada ekosistem.
Laporan Program Lingkungan PBB, “Sick Water” (Sakit Air) menjadi penyebab 3,7 persen dari semua kematian. Lebih dari setengah kapasitas rumah sakit di seluruh dunia dihuni oleh para penderita penyakit yang berhubungan dengan air.
Menurut Wakil sekjend PBB Achim Steiner dan Direktur Eksekutif UNEP, jika manusia belum sepenuhnya mengelola limbah maka akan berarti lebih banyak orang mati karena penyakit yang ditularkan melalui air.
Peningkatan pengelolaan air limbah di Eropa telah mengakibatkan perbaikan lingkungan yang signifikan di sana, sebut UNEP, tetapi zona kematian di laut masih menyebar luas di seluruh dunia. Zona kematian di perairan adalah daerah laut yang kekurangan oksigen akibat polusi.*
Popularity: 2% [?]












